Suara.com - Menyambut tahun baru 2023, berbagai perusahaan bersiap menghadirkan aneka ragam produk menarik dan inovatif. Perusahaan pertambangan seperti PT Antam Tbk (Antam) juga bersiap meluncurkan emas dengan desain dan bentuk menarik.
Melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia, Antam akan merilis emas edisi tematik imlek di Tahun 2023. Dilihat dari akun instagramnya, produsen emas itu mengenalkan teaser Kelinci kejutan awal tahun. Kelinci merupakan shio Imlek yang jatuh pada 22 Januari 2023.
General Manager Antam UBPP Logam Mulia, Purwanto membenarkan hal itu.
“Betul rencananya akan di launching bulan Januari tahun depan” ujarnya dalam pesan singkat pada Kamis, (27/12/2022).
Menurut Purwanto, desain emas Imlek tahun 2023 berbeda dengan sebelumnya. Kali ini Antam memperkenalkan desain emas berkontur pada permukaan emas batangannya.
“Pada simbol kelincinya ada kontur reliefnya, seperti tiga dimensi. Desain ini merupakan yang pertama di Indonesia” tambah Purwanto.
Kendati demikian, Purwanto belum mau membocorkan spesifikasi berat produk emas Imlek shio Kelinci itu.
“Tunggu ya biar surprise, yang pasti selain emas batangan ada Gift Series juga gramasi kecil 0,5 dan 1 gram” tutur Purwanto.
Kata Purwanto, desain-desain tematik ini dibuat agar pelanggan dapat nilai tambah dari investasi emas-nya.
Baca Juga: Harga Buyback Emas Antam Naik Lagi, Yuk Jual
“Prinsipnya emas untuk investasi, namun desain tematik memberikan nilai tambah tersendiri sebagai collectible items” tambahnya.
Selain itu ternyata banyak juga pelanggan produk logam mulia Antam yang menggunakan emas sebagai bentuk tabungan.
Purwanto menambahkan, emas Imlek 2023 juga akan ada fitur dan keamanan tambahan.
“Ada efek warna rainbow, microtext dan barcode untuk mempermudah akses produk-produk emas Antam yang lain,” tutupnya.
Sebelumnya Antam cukup sering merilis emas tematik khususnya Imlek. Mulai tahun 2018 memproduksi emas Imlek shio Anjing dengan elemen tanah dengan gramasi 88 gram dan tahun 2021 shio kerbau elemen logam dengan berat 8 gram, dan Gift Series 0,5 dan 1 gram.
Jika melihat produk-produk emas tematik Antam sebelumnya juga diproduksi secara terbatas. Untuk emas Imlek tahun 2023 Masehi/2574 Kongzili ini kabarnya akan diproduksi sebanyak 2000 keping.
Berita Terkait
-
Tanggal Merah Bulan Januari 2023, Tahun Baru Tak Jadi Liburan, Rescheduled ke Hari Ini
-
Emas Batangan Mahar Kaesang Pangarep Tak Bisa Dibeli Sembarang Orang
-
Peringati Hari Ibu, Antam Bersama Puskesmas Pulogadung Gelar Pemeriksaan IVA
-
Antam dan ICA Beri Pelatihan Pertanian Terintegrasi untuk Perkuat SDM Lokal
-
Harga Emas Tembus Sejuta, Sejumlah Artis Ini Langsung Ketimban Cuan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026