Suara.com - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah bersiap pensiun pada tahun 2024 nanti. Dirinya tak akan menjabat sebagai pejabat negara selepas pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi usai.
Pernyataan ini diungkapkan Mantan Menkopolhukam ini memberi sambutan dalam Acara Syukur Awal Tahun di Kantor Pusat Huria Kristen Batak Protestan pada Sabtu 7 Januari 2023 yang lalu.
Luhut juga mengutarakan nasihatnya kepada semua pihak yang saat ini menjabat di pemerintah bahwa setiap jabatan ada waktunya dan tidak selamanya menjadi pejabat.
"Jangan merasa selamanya jadi pejabat. Its the matter of time," ujar Luhut dalam sambutannya.
Namun sebelum pensiun Luhut pastinya sudah memiliki menyiapkan dana pensiunnya dari harta kekayaan yang dikumpulkannya. Lantas berapakan harta kekayaan Luhut?
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN, Luhut Binsar Pandjaitan memiliki harta kekayaan sebesar Rp 716,31 miliar. Harta itu dilaporkan Luhut pada 30 Maret 2022 untuk periodik 2021.
Secara rinci harta kekayaan yang dimiliki luhut berupa tanah dan bangunan 20 bidang dengan total nilai sebesar Rp 245,35 miliar.
Bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kab/Kota Bogor, Kab/Kota Jakarta Timur, Kab/Kota Jakarta Pusat, Kab/Kota Jakarta Selatan, Kab/Kota Bandung, Kab/Kota Tapanuli Utara, Kab/Kota Toba Samosir dan Kab/Kota Simalungun.
Kemudian, harta kekayaan Mantan Menko Polhukam juga berupa alat transportasi dan mesin yang terdiri dari empat unit mobil dan satu unit motor dengan total aset senilai Rp 2,16 miliar.
Baca Juga: Mau Pensiun Jadi Pejabat, Deretan Karir Luhut Binsar Pandjaitan di Pemerintahan
Selain itu, harta kekayaan Luhut juga berupa harta bergerak lainnya senilai Rp 3,38 miliar. tidak hanya itu, tercata Luhut memiliki harta kekayaan berupa surat berharga senilai Rp 193 miliar dan harta kekayaan berupa kas dan Setara kas sebesar Rp 252,52 miliar.
Namun, Luhut juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp 12 miliar. Dengan rincian tersebut, maka Menko Luhut memiliki total kekayaan mencapai Rp 716.31 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran