Suara.com - Gerbong Pecinta Sandiuno terus menggencarkan pengembangan kapasitas dan kemampuan pelaku usaha mikro, melalui pelatihan pembuatan sabun pencuci piring. Hal ini dilakukan untuk membangun kreativitas masyarakat Banyuwangi, agar terdorong memulai berwirausaha dalam menciptakan lapangan kerja.
Ketua Gerbong Pecinta Sandiuno, Eva Nauli mengatakan pelatihan ini dapat mengubah pola pikir masyarakat untuk lebih produktif. Sehingga dengan memulai berwirausaha, mereka akan menambah penghasilan keluarga.
"Gerbong Pecinta Sandiuno Banyuwangi mengadakan pelatihan kewirausahaan, yakni sabun pencuci piring. Kegiatan ini dilakukan untuk menambah pengetahuan sekaligus mengubah pola pikir peserta dari konsumtif menjadi produktif, serta menambah income ekonomi keluarga khususnya bagi ibu-ibu," kata Eva di Warung Pakdhe Panjang Jiwo Bwi, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Eva bersama pihaknya berharap peserta dapat mengembangkan ilmunya agar menciptakan brand lokal sabun pencuci piring. Menurutnya itu dapat menunjang perekonomian masyarakat Banyuwangi yang sejahtera.
"Kami berharap peserta pelatihan bisa berdikari sendiri di daerahnya masing-masing untuk menciptakan peluang usaha dan mengembangkan ilmunya lebih baik lagi," ucap Eva.
Pada kesempatan sama, akan dipilih peserta terbaik untuk dibimbing serta dibantu memasarkan produknya hingga ke daerah di Indonesia.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan Junita, 53, menyampaikan antusias mengikuti pelatihan yang dapat mengembangkan potensi diri. Dikarenakan mereka dapat memperoleh keuntungan untuk memulai berwirausaha.
"Pak Sandi terima kasih dengan adanya pelatihan ini kami dapat berwirausaha, menambah penghasilan khususnya emak-emak. Karena kita tidak bisa membuat olahan sabun cuci piring sendiri, hasilnya bisa dikembangkan menjadi usaha buat teman-teman komunitas di desa. Semoga ada kelanjutannya untuk pelatihan berikutnya," ujar Junita.
Junita mengakui akan menciptakan brand lokal sabun cuci piring. Ia pun menuturkan akan mempromosikan terlebih dahulu ke tetangga sekitarnya.
Baca Juga: Sahabat SandiUno Ciptakan Lapangan Kerja Baru Lewat Pelatihan Budidaya Ikan
"Setalah pelatihan ini saya akan membuat produk dan mencoba untuk mempromosikan kepada tetangga, karena kan kalau dari mulut ke mulut cepat terkenalnya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM
-
Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata
-
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000
-
Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan
-
Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun
-
Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya
-
Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?