Suara.com - Para anak kereta atau Angker ingat bahwa hari ini ada perubahan pada pembayaran tiket KRL. Pasalnya, mulai hari ini pembayaran tiket KRL sudah tidak bisa menggunakan aplikasi LinkAja.
Kabar ini sempat dikabarkan oleh KAI Commuter lewat akun twitternya @commuterline pada akhir Desember lalu.
"Mulai 16 Januari 2023, pembayaran tiket Commuterline di Jabodetabek & Jogja-Solo dengan Aplikasi LinkAja akan dinonaktifkan," tulis KAI Commuter seperti dikutip, Senin (16/1/2023).
Meski LinkAja tak bisa digunakan lagi, tetapi para angker tak perlu khawatir. Pasalnya, bisa menggunakan kanal pembayaran lain mulai dari kartu multi trip, kartu elektronik, hingga QR Code.
"#RekanCommuters dapat menggunakan pilihan pembayaran lainnya dengan Kartu Multi Trip, Kartu Bank & QR Code lainnya (QR Code khusus Commuterline di Jabodetabek)," tulis KAI Commuter.
Di kesempatan yang berbeda, Manager Humas KCI Leza Arlan, tidak bisanya penggunaan LinkAja sebagai transaksi KRL juga, karena selesainya kerja sama antara KCI dengan LinkAja.
"Dapat diinformasikan bahwa untuk selanjutnya metode pembayaran tersebut tidak bisa dilakukan lagi," kata Leza saat dihubungi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR