Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Kamis (9/2/2023).
Mengutip data RTI, IHSG menguat 5,30 poin atau 0,05% ke 6.943. Sebanyak 97 saham naik, 75 saham turun dan 199 saham stagnan.
Lima indeks sektoral menguat, menopang IHSG. Sedangkan lima indeks sektoral lainnya masuk zona merah.
Sedangkan indeks sektoral dengan pelemahan terdalam dalah sektor energi yang turun 0,70%, sektor kesehatan turun 0,20% dan sektor properti yang turun 0,15%.
Meski demikian CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya berpandangan indeks diproyeksikan bakal merosot pada perdagangan hari ini.
"Hari ini IHSG berpotensi tertekan," kata William dalam analisanya.
Benar saja, hingga pukul 09:40 laju IHSG berbalik arah dengan turun ke level 6.938 atau melemah 0,02 persen.
Menurutnya, pola pergerakan IHSG saat ini masih terlihat berada dalam level konsolidasi wajar dengan potensi koreksi wajar dalam jangka pendek.
Kendati demikian, rilis data kinerja emiten secara full year 2022 masih dapat menjadi penopang pergerakan IHSG.
Baca Juga: IHSG Diramal Datar, Saham ISAT, GOTO Hingga ADHI Moncer
"Namun hal ini belum terlihat disokong oleh capital inflow deras ke dalam pasar modal kita sehingga peluang adanya tekanan jangka pendek juga masih terlihat," paparnya.
Sedangkan, momentum koreksi dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan pembelian mengingat saat ini masih di awal tahun.
William memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.878 dan resistance 7.002. Untuk saham pilihan, William merekomendasikan UNVR, BBCA, BBRI, ICBP, HMSP, ASRI, PWON, TBIG, dan BSDE.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!