Suara.com - Bisnis laundry kini telah naik kelas. Kini, masyarakat tidak perlu mendatangi kios laundry, karena bisa menggunakan layanan laundry lewat marketplace.
Hal ini terjadi setelah PT Star Technology Digital meluncurkan aplikasi IZILOH yaitu aplikasi Laundry Marketplace yang menghubungkan pengusaha laundry dengan pengguna laundry.
CEO sekaligus Founder IZILOH, Maria Eva Sriulina mengatakan bahwa bisnis laundry harus mampu berevolusi, beradaptasi, dan beresolusi dengan segala kondisi, salah satunya mampu bertransformasi ke arah digitalisasi.
IZILOH hadir untuk menjembatani penyedia pelanggan bisnis laundry di Indonesia dengan memberikan kemudahan bagi masyarkat dengan layanan cuci binatu yang cepat, bersih, higienis, dan terjangkau dari mana saja dan kapan saja.
"Saya berharap bisnis laundry yang tadinya dipandang sebelah mata, bisnis cuma kucek-kucek, bisa menjadi bisnis yang diperhitungkan," ujar Maria di Jakarta, Jumat (24/2/2023).
IZILOH berkolaborasi dengan Unilever, Asosiasi Laundry Indonesia, serta Lalamove dalam hal pengiriman barang. Sedangkan untuk pembayaran, IZILOH menggandeng Kaspro.
"Dengan kolaborasi strategis ini kami berharap dapat bersinergi sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi dunia laundry di Indonesia. Semoga aplikasi ini menjadi revolusi baru di dunia laundry Indonesia yang memberikan kemudahan untuk penggunanya," katanya.
Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Wiranto yang turut hadir dalam peluncuran aplikasi IZILOH ini juga turut mengapresiasi IZILOH sebagai start up pertama yang memberikan pelayanan dasar bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu di Indonesia.
Menurutnya, usaha cuci mencuci ini merupakan kebudayaan paling tua di negeri ini, sehingga bisnisnya pun dapat dilakukan lintas negara dan lintas waktu.
Baca Juga: Layanan Pay Later Atome Bersiap Memulai Perluasan Bisnis
"Saya salut dengan adanya kreatifitas yang mengikuti trend jaman sekarang. Presiden juga mengatakan mudah-mudahan start up-start up baru dapat merambah usaha dari masyarakat. Saya kira (IZILOH) ini bagus karena muncul dari masyarakat," kata Wiranto.
Sementara hadir secara virtual Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno menyatakan bahwa, IZILOH sudah sejalan dengan keadaan Indonesia yang memiliki potensi ekonomi digital begitu besar.
"Saya mengucapkan selamat dan sukses atas peluncuran aplikasi IZILOH oleh PT Star Technology Indonesia yang memiliki tagline Iziloh, membuat hidupmu lebih easy! Selamat berkarya dan berinovasi untuk kemajuan bangsa Indonesia," katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa
-
Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran
-
Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel
-
Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN
-
Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar
-
Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham
-
IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir
-
DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana