Suara.com - PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) mematok target laba pada tahun 2023 bisa tumbuh 20%. Selain itu, perseroan juga memasang pemberian dividen 60% dari laba tahun buku 2022.
Direktur Operasional KDTN, Aan Rohanah mengatakan, setidaknya perseroan bisa meraup laba sebesar Rp 3 miliar.
"Jadi mungkin kalau di 2022 ini kita kan lagi itu dijalani proses Auditing. Katakanlah kalau misalkan Kurang lebih Rp 3 miliar mungkin tahun 2023 kita targetkan bisa Rp 5-6 miliar," ujarnya yang ditulis, Senin (27/2/2023).
Untuk menopang target laba itu, Perseroan mematok pendapatan ditarget sekitar Rp 25 sampai Rp 26 miliar. Maka untuk meraih target kinerja itu perseroan menyasar berbagai target.
Salah satunya dengan adanya Family Suite ini yang ditargetkan bisa mengakomodir para pelanggan seperti intimate party seperti yang memang mereka inginkan hingga mereka tak perlu jauh dengan adanya fasilitas kamar dan ruangan yang bisa digunakan untuk berbagai event. Dengan konsep itulah Family Suite hadir agar bisa menampung kapasitas area kamar untuk 10 orang.
Aan mengatakan, pembukaan family suite ini menyerap dana sebesar Rp2 miliar yang bersumber dari dana IPO. Adapun secara detail, sejatinya anggaran untuk pembangunan 2 family suite ini hanya Rp 1,98 miliar.
Namun, rupanya mengalami lompatan biaya sekitar Rp238,73 juta. Dengan begitu, pembangunan 2 family suite yang akan mendongkrak kinerja perseroan naik alokasinya anggaran tidak kurang dari Rp 2,21 miliar.
Family suite di dibangun dengan fasilitas untuk swimming pool dan juga karaoke sehingga bisa untuk kegiatan seperti wedding, arisan, pesta dan berbagai kegiatan untuk keluarga.
"Dengan adanya fasilitas ini tentunya kami berharap okupansi akan terus meningkat. Sehingga kesejahteraan karyawan meningkat dan juga para investor kecipratan dividen yang lebih besar. Juga perseroan pada April 2023, akan mengadakan RUPS perdananya sebagai emiten untuk tahun buku 2022 yang akan mengajukan pembagian dividen," jelas dia.
Baca Juga: 5 Manfaat Tanda Tangan Elektronik untuk Aktivitas Bisnis
Family Suite Kedaton 8 ini di bangun di atas lahan 300 M2 dengan fasilitas kamarnya itu terdiri dari fasilitas area parkir terus living room, ada private pool, juga ada kamar di atas. Satu Family Suite ini hanya menyediakan 1 kamar namun luas sekali.
Dalam kamar tersebut Perseroan melengkapinya dengan matras yang super king size, ada sofa bed juga, jadi dalam kamar dengan ukuran sekitar 6 kali 6. Luas ruangan nya bisa untuk istirahat sampai dengan 4 orang.
Pada kesempatan yang sama, Au Bintoro selaku Komisaris Utama KDTN, menegaskan ini adalah bentuk pemenuhan janji kepada publik sebagai perusahaan terbuka yang meraih pendanaan dari publik dimana dana IPO digunakan untuk ekspansi bisnis.
Au juga menegaskan pada April nanti perseroan akan memenuhi janjinya untuk melaksanakan RUPS dengan tema utama adalah pembagian dividen untuk para pemegang sahamnya. Au Bintoro secara tegas mengatakan bahwa kedaton 8 Hotel merupakan perusahaan yang sangat taat pajak, bahkan menurutnya perusahaan grup Olympic ini menjadi salah satu pembayar pajak terbesar di Kota Bogor.
Au Bintoro menjelaskan, kalau Bisnis Hotel buat di Kedaton 8 tidak masalah, karena pada kondisi terburuk pada saat pandemik perseroan masih tetap bagus. Apalagi sekarang kondisi tahun 2023 rasanya pasti jauh lebih baik dibandingkan dengan pada pandemi.
"Terbukti pada Desember tahun lalu dan Januari 2023 ini justru okupansi naiknya cukup bagus, bahkan untuk Februari ini sudah memberikan gambaran tendensi yang hasilnya lumayan, jadi kelihatannya di 2023 seharusnya tidak ada masalah untuk Kedaton 8 Hotel. Jadi sekarang ini kelihatannya untuk bisnis perhotelan sudah kembali ke suasana atau kondisi sebelum pandemi," imbuh Au Bintoro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
Terkini
-
Sudah Kalah Bikin Malu, Momen Leandro Paredes Cekik Gavi usai Argentina Takluk dari Spanyol
-
Ngeblong di Perlintasan KA Kokrosono Semarang, Motor Tabrak Kereta Api, 1 Siswa SD Tewas
-
Lonjakan Harga Minyak Dunia Membawa Tekanan Baru saat Perang di Selat Hormuz Makin Panas
-
Menanti Putusan Praperadilan Kedua Roy Suryo: Bebas atau Tetap Tersangka?
-
Daftar Hadiah Juara Piala Dunia 1982-2026: Dulu Cuma Jutaan, Sekarang Triliunan
-
Sunscreen Wardah SPF 35 yang Bagus Apa? Ini 2 Pilihan dengan Review Positif dari Pengguna
-
Wali Murid Little Aresha Yogyakarta Geram 3 Orang Belum Diperiksa, 3 Lainnya Melenggang Bebas
-
Mau Wisuda Kekinian tapi Tetap Hemat? Ini 6 Tips yang Bisa Dicoba
-
7 Walking Shoes Lokal Tanpa Tali Mulai Rp100 Ribuan, Nyaman dan Praktis untuk Jalan Jauh
-
Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri Sore Ini, Evaluasi Besar Program Pemerintah Dimulai