Suara.com - Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP Papdesi) kembali menegaskan komitmen untuk menjadi wadah yang konsisten mempersatukan aspirasi masyarakat Nusantara.
“Tujuan dari Papdesi adalah menghimpun aspirasi, menyampaikan dari DPC Papdesi ke pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif, ke gubernur, DPRD, dan nasional. Kami menampung aspirasi seluruh kepala desa seluruh Indonesia,” ujar Ketua Umum DPP Papdesi Wargiyati.
Para pengurus DPC Papdesi Probolinggo yang dikukuhkan itu bertugas mulai 2023 hingga 2028.
Adapun yang terpilih sebagai Ketua DPC Papdesi Probolinggo ialah Supriyanto, Kepala Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan.
Selanjutnya posisi sekretaris diemban oleh Suladi, Kepala Desa Karengkidul, Kecamatan Wonomerto.
Wargiyati berharap DPC Papdesi Probolinggo bekerja maksimal dalam menjalin komunikasi dan bersinergi dengan pemda agar program seluruh pemerintah desa berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Selamat bergabung menjadi keluarga besar dari Papdesi. Jadikan organisasi Papdesi ini untuk mempermudah komunikasi dan penyampaian aspirasi bersama demi kemajuan desa. Tidak ada pemimpin ataupun anggota, duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Jadi semua bersama untuk memajukan desa,” tegas Wargiyati.
Sejumlah tokoh hadir dalam pengukuhan DPC Papdesi Probolinggo ini di antaranya Wakil Bupati Timbul Prihanjoko, DPP Papdesi, DPD Papdesi dan Ketua Komisi VI Faisol Reza.
Baca Juga: Menjelajah Liang Ndara, Desa Penghasil Arak Flores Terbaik
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK