Suara.com - Sejumlah emiten perbankan nasional dikabarkan akan memberikan dividen mereka kepada para investornya menjelang perayaan Idul Fitri atau Lebaran tahun ini. Itu artinya akan ada THR tambahan yang bakal didapat para investor.
Dari catatan Suara.com yang dikutip Senin (27/3/2023) setidaknya ada 5 perbankan yang sudah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan telah menentukan jadwal pembagian dividen. Kelima perbankan tersebut yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) (BBTN) dan atu bank swasta terbesar yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Berikut jadwal pembagian dividen Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN dan BCA
1. Bank Mandiri
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Mandiri memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2022 sebesar Rp24,70 triliun kepada pemegang saham atau 60 persen dari laba bersih perseroan. Adapun setiap 1 lembar saham BMRI akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp529,3 per saham.
Berikut jadwal pembagian dividen BMRI:
Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 24 Maret 2023
Tanggal Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 27 Maret 2023
Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai 28 Maret 2023
Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai 29 Maret 2023
Tanggal Pencatatan (Recording Date) 28 Maret 2023 Pembayaran Dividen Tunai 12 April 2023
2. BNI
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS), Bank BNI menyetujui pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp 7,32 triliun atau setara Rp 392,78 per saham. Adapun setiap 1 lembar saham BBNI akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp 392,7 per saham.
Baca Juga: Awal Pekan, IHSG Langsung Terjun Melemah ke Level 6.748
Berikut jadwal pembagian dividen BBNI:
Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 27 Maret 2023
Tanggal Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 28 Maret 2023
Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai 29 Maret 2023
Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai 30 Maret 2023
Tanggal Pencatatan (Recording Date) 29 Maret 2023 Pembayaran Dividen Tunai 3 April 2023
3. BRI
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank BRI akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2022 sebesar Rp 43,49 triliun atau 85 persen dari laba bersih perseroan. Nilai tersebut, mencakup dividen interim yang telah dibayarkan pada 27 Januari 2023 sejumlah Rp 8,60 triliun atau Rp 57 per saham. Adapun setiap 1 lembar saham BBRI akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp 231,2 per saham.
Berikut jadwal pembagian dividen BBRI:
Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 21 Maret 2023
Tanggal Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 24 Maret 2023
Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai 27 Maret 2023
Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai 28 Maret 2023
Tanggal Pencatatan (Recording Date) 27 Maret 2023
Pembayaran Dividen Tunai 12 April 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini