Suara.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyambangi home industry (rumah produksi) mereka di gang sempit di balik area perumahan elit di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu siang (12/4/2023).
Saat itu, cuaca begitu terik. Samar-samar deru mesin jahit terdengar dari balik sebuah gang sempit. Semakin mendekat, suara itu terdengar kian lekat.
Suara mesin-mesin jahit itu berasal dari ruangan berukuran 3x3 meter. Di dalamnya, empat ibu-ibu warga Kampung Bedeng tengah menjahit bahan untuk disulap jadi beberapa pasang sandal hotel (slipper).
Keempatnya tampak tak menghentikan irama tangan dan kaki dari mesin jahit yang baru saja mereka terima Selasa malam (11/4/2023).
Tanpa canggung, Mensos masuk ke ruangan itu dan berinteraksi dengan mereka.
“Gimana Bu, mesin jahitnya? Enak ya? Sudah lancar bikin sandal hotelnya?” kata Mensos bertanya setibanya di home industry sandal hotel warga Kampung Bedeng.
Kehadiran Mensos siang itu guna memastikan pemberdayaan berupa usaha sandal hotel yang diberikan Kementerian Sosial kepada warga Kampung Bedeng mulai berjalan.
Selain itu, untuk mendukung program pemberdayaan terkait penyediaan sandal hotel berdampak panjang bagi kehidupan warga Kampung Bedeng, Mensos juga menyaksikan langsung penandatanganan kerja sama warga dengan pengelola hotel di Jakarta.
Dari perjanjian dengan pihak hotel, ditargetkan warga Kampung Bedeng dapat memproduksi sebanyak 5.000 pasang sandal. Dalam hal ini, warga Kampung Bedeng berada di bawah naungan Koperasi Cempaka Sejahtera Berkemajuan (KCSB) yang digandeng Kemensos.
Baca Juga: Kemensos dan DPR Bantu PPKS di Bengkulu, Nilainya Lebih dari Rp1 Miliar
Menurut Risma, dengan koperasi, masyarakat akan mendapatkan keuntungan dari bagi hasil penjualan. Kemensos juga mengupayakan akses pembelian dan pemasaran sandal sehingga margin keuntungannya semakin tinggi.
KCSB juga menerima bantuan dari Kemensos senilai Rp179.698.300 berupa sapi, laptop, dan kebutuhan barang pokok yang diperuntukkan bagi warga anggota koperasi.
Sebelumnya, kawasan Kampung Bedeng, digambarkan Mensos, sebagai kampung kumuh dan padat penduduk dengan 60-70 KK yang tinggal di atas area seluas 400 meter persegi. Atas kondisi kampung tersebut, Mensos lantas diminta membantu meningkatkan taraf hidup warga di sana.
Langkah yang diambil Mensos yakni dengan memberdayakan mereka. “Prinsip saya, untuk mereka bisa keluar dari garis kemiskinan, mereka harus bekerja. Memang tidak mudah saat itu, sampai saya kejar-kejar terus cukup lama. Tapi, Alhamdulillah, sekarang sudah ketemu alurnya,” ucapnya.
Intervensi pemberdayaan, kemudian diberikan kepada 20 warga Kampung Bedeng oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos, yaitu Sentra “Mulya Jaya” di Jakarta. Melalui pelatihan vokasional, warga belajar menjahit dan diarahkan untuk memproduksi sandal hotel.
Pelatihan diberikan dua kali, yaitu pada 26 Februari dan berlanjut pada 24-28 Maret 2023. Nilai bantuan yang diberikan dalam pelatihan tersebut sebesar Rp45.500.000 terdiri dari 4 mesin jahit dan bahan sandal.
Berita Terkait
-
Survei: Kemensos Terbukti Junjung Tinggi Keikhlasan dan Ketulusan dalam Layani Masyarakat
-
Dalam PENA TV, Mensos Dorong KPM untuk Giat Belajar Kembangkan Usahanya
-
Mensos Kenalkan Program PENA di Forum Ekonomi Internasional OECD
-
Kemensos dan DPR Bantu PPKS di Bengkulu, Nilainya Lebih dari Rp1 Miliar
-
Percepat Respons Kasus Bencana hingga Penyaluran Bansos, Mensos Resmikan Command Center
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako dan Kebutuhan Pokok untuk Korban Banjir di Tanah Laut
-
International Crypto Exchange (ICEx) Resmi Diluncurkan, Apa Saja Kewenangannya
-
PMSol Mantap Ekspansi Solusi Maritim Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi
-
Di Balik Layanan PNM, Ada Kisah Insan yang Tumbuh Bersama Nasabah
-
PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025
-
Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran
-
RI Gandeng China Kembangkan Energi Terbarukan dan Pembangkit Listrik dari Gas
-
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu