Suara.com - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Pegadaian berhasil meraih penghargaan di ajang Indonesia Sharia Finance Award 2023, untuk kategori “Outstanding Optimization of Product and Services Utilization Based on Sharia Principle” yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi secara daring pada Rabu (10/5/2023).
Kepala Departemen Pemasaran dan Penjualan Unit Usaha Syariah PT Pegadaian, Tri Antoro menyampaikan terima kasih kepada Warta Ekonomi yang telah memberikan apresiasi kepada Pegadaian Syariah. Menurut Tri Antoro, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi Pegadaian Syariah yang tahun ini memasuki usia ke-20, untuk terus memberi kontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional berbasis syariah.
“Tak lupa, saya juga ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat khususnya nasabah yang telah mempercayakan Pegadaian sebagai solusi keuangan di masyarakat. Dan alhamdulillah, berdasarkan data terjadi peningkatan literasi keuangan syariah dengan index yang mencapai 9.1% di tahun 2022. Ini sekaligus membuktikan terjadinya peningkatan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan produk dan layanan Pegadaian berbasis syariah,” jelas Tri Antoro dalam sambutannya.
Sharia Finance Award 2023 mengusung tema “Enhancing Islamic Financial Development Strategy in Digital Transformation Era”. Berdasarkan penilaian dewan juri, Pegadaian Syariah dinilai memenuhi berbagai aspek penilaian, mulai dari reputasi perusahaan, pengembangan produk atau jasa syariah, inovasi digital dalam era transformasi, kebermanfaatan bagi masyarakat, hingga dampak positif dan signifikan melalui program CSR.
Pegadaian Syariah selama ini telah membantu mendorong pertumbuhan bisnis pegadaian melalui layanan dan produk yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari gadai sampai pembiayaan berbasis syariah. Hal ini juga dibuktikan, pada tahun 2022, Pegadaian Syariah mencatatkan pertumbuhan outstanding financing sebesar 13,87% dengan dukung pertumbuhan nasabah sebanyak 9,51%.
Pegadaian Syariah Digital juga dinilai unggul dalam memudahkan nasabah dalam bertransaksi dan berhasil mendapatkan jumlah pengguna yang terus mengalami peningkatan. Selain itu, Pegadaian Syariah juga fokus pada Penyaluran KUR Syariah bagi para pelaku usaha supermikro untuk mendapatkan akses pembiayaan yang dapat dijangkau di outlet-outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
-
Tutup Triwulan I, Laba Pegadaian Tembus Rp 1 Triliun
-
Usai Libur Lebaran Harga Emas Terpantau Stabil, Paling Murah Rp561 Ribu/Gram
-
Yuk, Sulap Sisa THR dan Angpao Lebaran Jadi Aset Masa Depan
-
Pegadaian Hadirkan Mudik Gratis, Aman dan Nyaman
-
Libur Lebaran, Pegadaian Ajak Masyarakat Optimalkan Layanan Digital
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan