Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) turut mengenalkan kain nusantara kepada para delegasi negara-negara peserta KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo. Kain nusantara yang ditampilkan ini merupakan produk UMKM binaan Anak Perusahaan yaitu PT Petrokimia Gresik, PT Pusri Palembang, dan PT Pupuk Kaltim.
SVP TJSL Pupuk Indonesia Rika Susanty mengatakan bahwa terdapat delapan UMKM binaan Pupuk Indonesia Grup yang menampilkan kain nusantara dan beberapa produk bermotif batik. Adapun seluruh produk ini mengikuti gelaran Rumah BUMN SME’s HUB 2023 di Labuan Bajo.
“Pupuk Indonesia menyambut baik gelaran Rumah BUMN SME’s HUB 2023 yang masih bagian dari kegiatan KTT ASEAN. Melalui Rumah BUMN SME’s HUB ini, Pupuk Indonesia dapat mengenalkan kain nusantara yang saat ini statusnya sebagai warisan nusantara (wastra),” demikian ungkap Rika Susanty.
Delapan UMKM binaan Pupuk Indonesia Grup ini yaitu Lembayung Ethnic yang menjual produk fashion batik khas Palembang, Batik Kuntul Perak yang menjual kain batik tulis khas Kalimantan, Optimistie Gems (OG) Jewelry merupakan UMKM yang menjual aksesoris perhiasan, Batik Gedog Zaenal menjual kain batik khas Sekar Jagat, Wajik Tambal, Rembulan, dan Sogo Pipit.
Patera menjual barang-barang seperti tas, Sewet Jumputan menjual kemeja batik khas Palembang, Zulpah Batik Madura menjual batik tulis khas Madura dan Batik Beras Basah menjual batik tulis sutra khas Kalimantan.
Pupuk Indonesia mengapresiasi Menteri BUMN Erick Thohir yang telah memberikan kesempatan kepada UMKM binaan Pupuk Indonesia Grup untuk mengikuti gelaran Rumah BUMN SME’s HUB 2023 di Labuan Bajo. Menurut Rika kain nusantara dan produk lain yang dipamerkan Pupuk Indonesia ini telah melewati proses kurasi yang sangat ketat dari tim Kementerian BUMN.
“Oleh karena itu, Kami mengapresiasi Menteri BUMN erick Thohir yang telah memberikan kesempatan kepada produk-produk UMKM binaan Pupuk Indonesia Grup tampil di SME’s HUB. Dengan begitu produk kain nusantara dan produk lainnya bisa dilihat langsung oleh para delegasi negara-negara yang mengikuti acara ASEAN Summit 2023 di Labuan Bajo,” kata Rika.
Dalam kunjungan kerjanya, orang nomor satu di Kementerian BUMN ini menyempatkan diri untuk mendatangi booth pameran Pupuk Indonesia Grup. Dirinya pun mendapat penjelasan mengenai kain nusantara dan beberapa produk lain UMKM binaan Pupuk Indonesia.
Erick mengungkapkan bahwa Rumah BUMN SME's Hub bertujuan untuk mempromosikan dan membantu UMKM untuk meningkatkan daya saing sekaligus membuka akses pasar global sehingga bisa mendorong UMKM tanah air mendunia.
Baca Juga: Mbak Rara Kembali Beraksi di KTT ASEAN 2023, Cuaca Mendung di Labuan Bajo Berubah Jadi Cerah
“Kita harus mendorong UMKM ini untuk mendunia salah satunya dengan pameran yang melibatkan pengunjung dari mancanegara. Perlu kita sadari UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia yang membuka banyak kesempatan kerja. Mereka bisa mengharumkan nama bangsa dengan produk-produk yang mendunia,” kata Erick.
SME’s HUB merupakan upaya Rumah BUMN memperkenalkan UMKM Indonesia ke dunia internasional. Kegiatan ini merupakan Side Event KTT ASEAN 2023 ini digelar dari tanggal 9 sampai dengan 13 Mei 2023 di Marina Waterfront Labuan Bajo. Pada gelaran ini terdapat 50 pelaku UMKM yang terlibat, 10 diantaranya merupakan UMKM lokal dan sisanya adalah UMKM binaan Rumah BUMN dan kementerian lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri