Suara.com - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menilai Pemuda Pancasila memiliki potensi untuk menurunkan inflasi. Kalau setiap halaman rumah dimanfaatkan menanam sayuran dalam polibag, ini akan menyediakan pangan yang menurunkan inflasi. Tak harus mengandalkan bantuan, tapi Pemuda Pancasila dapat mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Pertanian itu terbuka, Pemuda Pancasila harus terjun ke sektor pertanian. Siapkan lahan 1.000 hektar, kami siap salurkan bantuan. Kami juga punya bibit kelapa genjah unggul, kami siap salurkan ke Pemuda Pancasila," ujarnya.
"Oleh karena itu, Pemuda Pancasila sebagai organisasi kemasyarakatan yang ada hingga di tingkat desa, mulai hari ini dan besok harus mampu mengkonsolidasikan diri, menyesuaikan diri untuk menghadapi tantangan global. Tidak lagi berangkat dari otot, tapi berangkat dari konsepsi yang bermakna bagi masyarakat dan negara," pinta SYL.
Mentan juga mengajak Pemuda Pancasila sebagai salah satu organisasi kemasyarakat dan kepemudaan yang berkiprah dalam pembangunan nasional untuk terjun memperkuat sektor pertanian guna menghadapi tantangan global. Sebagaimana diketahui, setelah melewati Covid 19, dunia saat ini tengah ini dan ke depan menghadapi tantangan perubahan iklim (climate change) ekstrim dan adanya ketegangan Rusia-Ukraina yang mempengaruhi aktivitas ekonomi di segala sektor, termasuk pertanian.
"Kita hadir ini agar Idealisme Pancasila tetap terjaga. Kita sama-sama membangun konsolidasi kebangsaan. Memperbaiki bangsa ini harus diawali dari daerah, apakah di kelurahan dan kecamatan apakah masih terpelihara Pancasila. Kehadiran Pemuda Pancasila harus menciptakan kedamaian dan terlibat dalam pembangunan, khususnya sektor pertanian untuk memperkuat penyediaan pangan dari daerah," kata Mentan SYL dalam Musyawarah Cabang (Muscab) XI Pemuda Pancasila Kota Bogor, Minggu malam (28/5/2023).
Ia menegaskan setelah melewati pandemi Covid 19, tantangan kehidupan ke depan semakin berat sehingga perekonomian dunia menghadapi tantangan yang berat. Dunia dihadapkan perubahan iklim (climate change) ekstrim dan adanya ketegangan Rusia-Ukraina yang mempengaruhi aktivitas ekonomi dunia.
"Salah satu jawaban yang pasti atas tantangan dunia ini adalah hadirkan pertanian, khususnya di halaman rumah kita masing-masing. Pemuda Pancasila adalah organisasi kemasyarakat harus bisa naik kelas mendukung percepatan pembangunan daerah dan nasional, turut terjun ke sektor pertanian. Jangan semua urusan politik diurus. Ini saatnya kita bersinergi mengurus makanan rakyat," tegasnya.
Berita Terkait
-
Hadapi Ancaman El Nino, Mentan SYL Siapkan Mitigasi dan Minta Petani Terus Berproduksi
-
Beri Kuliah Umum di Dies Natalis ke-71 FH Unhas, Mentan SYL Beberkan Capaian Positif Sektor Pertanian
-
Sensus Pertanian 2023 di Kebumen Mulai 1 Juni, Ini Yang Akan Didata Petugas
-
Andi Maulana Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua MPC PP Kota Banjar
-
Petani Organik di Jawa Tengah Siap Lawan Gempuran El-Nino dengan Mengandalkan Jaringan Irigasi dan Sumur Resapan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen
-
Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun
-
Belajar dari Sejarah! Anggota DPR Misbakhun Klaim Rupiah Lemah Saat Ini Beda dari Krisis 1998
-
BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya
-
OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur
-
Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra
-
Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN
-
BTN Akuisisi Portofolio Kredit SMBCI Rp20 Triliun untuk Perkuat Transformasi Beyond Mortgage
-
5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan
-
Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?