Suara.com - Sukarelawan Ganjar Sejati Jawa Barat terus melakukan kegiatan positif guna memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya dengan mengadakan pelatihan pembuatan tahu di Dusun Sindangtawang, Desa Sindanghayu, Banjarsari, Ciamis, Jawa Barat.
Korda Ganjar Sejati Ciamis Sugeng Priyadi mengatakan tujuan diadakannya pelatihan yaitu untuk menambah keterampilan warga dalam berwirausaha guna meningkatkan gairah perekonomian daerah sekitar, khususnya di bidang UMKM.
"Harapan kami dari Ganjar Sejati dengan adanya pelatihan ini kami ingin membangun usaha mikro kecil menengah atau UMKM untuk inovatif dan kreatif untuk menjadikan tahu ini sebagai produk unggulan di Desa Sindangtawang," ujar Sugeng ditulis Sabtu (10/6/2023).
"Mudah-mudahan menjadi produk unggulan yang disenangi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya," lanjut dia.
Melansir dari ekon.go.id, disebutkan bahwa kontribusi UMKM terhadap PDB juga mencapai 60,5 persen, dan terhadap penyerapan tenaga kerja adalah 96,9 persen dari total penyerapan tenaga kerja nasional.
Sugeng berharap nantinya usaha tahu yang merupakan salah satu mata pencaharian warga semakin berkecambah di daerah Ciamis.
Selain itu, pemasarannya pun kian meluas tak hanya di wilayah Jawa Barat melainkan merambah ke kancah nasional.
"Tahu yang di sini rasanya luar biasa enak karena dibuat dari bahan yang herbal tidak menggunakan bahan kimia. Kami berkomitmen bahan kimia di produk kami tidak untuk dipakai karena berbahaya," jelas Sugeng.
"Penjualan sampai ke wilayah Cilacap, target mudah-mudahan dengan pelatihan ini produk makin bagus pengemasan semakin rapi bisa merambah ke pasar Ibu Kota," imbuhnya.
Baca Juga: Wajib Tahu, 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Hidupmu Lebih Baik
Tahu merupakan salah satu makanan yang mengandung sumber protein dan kalsium yang bagus untuk tubuh. Berbahan dasar kedelai, proses pembuatan tahu dimulai dengan direndam terlebih dahulu, lalu digiling jadi bentuk aci.
Setelah itu direbus menggunakan air panas, baru kemudian dicetak jadi tahu dan dipotong-potong. Kunci rasa tahu terletak pada bahannya, jika dibuat dengan bahan kedelai berkualitas maka hasilnya pun akan berkualitas.
Warga sekitar sangat antusias mengikuti pelatihan. Mereka menyaksikan dengan seksama langkah demi langkah yang dijelaskan oleh pengrajin tahu bernama Nana selaku pemateri pelatihan.
"Antusias warga untuk pelatihan ini sangat menyenangkan dan bergairah karena mereka berharap dengan pelatihan ini menambah wawasan pengetahuan dalam pembuatan tahu," ungkap Sugeng.
Salah seorang warga bernama Endang Ayub (63) mengaku sangat bersyukur bisa ikut pelatihan pembuatan tahu. Ia pun mengapresiasi kegiatan yang dihelat para sukarelawan tersebut.
"Ya bersyukur alhamdulillah atas ada pelatihan ini khusus buat saya merasa gembira. Alhamdulillah dengan pengadaan pelatihan ini, mudah-mudahan ke depannya masyarakat khususnya Dusun Sindangtawang ada kemajuan (ekonomi)," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?