- Dana digunakan untuk memperluas pembiayaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha perempuan prasejahtera ultra mikro.
- Hingga kini, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah di 60.250 desa melalui program PNM Mekaar.
- Orange Bonds dan Sukuk Bonds dinilai relevan karena mendorong pertumbuhan usaha sekaligus menghadirkan dampak sosial terukur, khususnya bagi pemberdayaan perempuan.
Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus berkomitmen dalam memperluas pemberdayaan perempuan prasejahtera dan kini kembali mendapat apresiasi global. PNM meraih penghargaan bergengsi, yakni Best Islamic Finance & Best Social Orange Bonds in Asia 2025 dalam ajang 19th Annual Borrower Issuer Awards 2025 Alpha Southeast Asia diselenggarakan di The Fullerton Hotel, Singapura, Kamis, (12/2/2025). Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan PNM menghadirkan instrumen pembiayaan dan pemberdayaan berbasis dampak sosial melalui penerbitan Orange Bonds dan Sukuk Bonds senilai Rp3,77 triliun atau setara US$226 juta.
Apresiasi internasional ini menegaskan komitmen PNM dalam menghubungkan pendanaan berkelanjutan dengan pemberdayaan inklusif di akar rumput. Dana yang dihimpun dimanfaatkan untuk memperluas pembiayaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas usaha perempuan prasejahtera ultra mikro. Hingga kini, PNM telah melayani 22,9 juta nasabah di 60.250 desa melalui program PNM Mekaar.
Kehadiran Orange Bonds dan Sukuk Bonds semakin relevan karena tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga menghadirkan dampak sosial terukur, khususnya bagi pemberdayaan perempuan dan pembiayaan syariah berbasis kemaslahatan. PNM sendiri mencatatkan sejarah sebagai penerbit Orange Bonds pertama di Indonesia dan kedua di Asia, serta Sukuk Bonds pertama di Indonesia dan dunia, Hal ini menempatkan PNM sebagai inovator instrumen keuangan berbasis dampak pemberdayaan yang selaras dengan agenda Environmental, Social, and Governance (ESG).
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa penghargaan internasional tersebut menjadi dorongan moral bagi PNM untuk terus konsisten menghadirkan pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas apresiasi internasional ini. Penghargaan ini bukan sekadar kebanggaan bagi PNM, tetapi juga milik jutaan perempuan prasejahtera yang terus berjuang menguatkan ekonomi keluarga. Melalui Orange dan Sukuk Bonds, kami ingin setiap akses pemberdayaan yang kami hadirkan benar-benar menjadi jalan penguat bagi perempuan untuk tumbuh, berdaya, dan menghadirkan dampak nyata bagi keluarganya,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi semangat baru bagi perusahaan untuk terus memperluas jangkauan layanan dan memperkuat pendampingan usaha.
“Ini menjadi energi bagi kami untuk menjangkau lebih banyak perempuan ultra mikro, menghadirkan harapan, serta membuka peluang tumbuh bagi mereka yang sebelumnya belum tersentuh akses keuangan formal,” ujar Dodot.
Ke depan, PNM berkomitmen terus memperkuat pemberdayaan berbasis dampak, memperluas jangkauan layanan, dan memperteguh model pemberdayaan yang terintegrasi. Apresiasi internasional ini menjadi langkah bermakna dalam memperluas pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan prasejahtera, sekaligus mendorong terwujudnya keuangan inklusif dan pemberdayaan yang berkelanjutan.***
Baca Juga: PNM Perluas Pemberdayaan Perempuan di Maluku Utara
Berita Terkait
-
PNM Raih Sertifikat Label Taat Zakat sebagai Perusahaan Taat Zakat dari Baznas
-
Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Hidup Saya dari Nol hingga Bisa Sekolahkan Anak
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon
-
Kolaborasi Internasional Untuk Pengembangan 4,1 Juta Nasabah Mekaar Sektor Pertanian
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan