Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini kembali tersandung jatuh ke zona merah pada awal-awal perdagangan. Adapun indeks saham turun 5 poin atau 0,10 persen ke 6.699 saat pra pembukaan.
Namun selang 20 menit perdagangan, laju IHSG berbalik arah dengan kembali masuk ke zona penguatan dengan naik 5 poin ke level 6.707.
Pada level tersebut indeks bergerak dari posisi terendah 6.690 hingga posisi tertinggi 6.717 setelah dibuka pada level 6.702.
Sebanyak 228 emiten mengawali perdagangan di zona hijau, 206 emiten melemah, dan 202 lainnya masih berada di harga yang sama dengan penutupan sesi perdagangan sebelumnya.
Sebelumnya dalam analisa CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengungkapkan pergerakan IHSG dipengaruhi oleh rilis data tingkat suku bunga BI yang diperkirakan belum berubah yang bakal diumumkan hari ini.
"Ini bisa menjadi sentimen cukup positif bagi investor," kata William.
Meski demikian lanjut dia peluang koreksi masih akan terus terjadi. Sehingga investor bisa memanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang.
Dirinya pun memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 6.636 dan resistance 6.742 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni PWON, ASRI, CTRA, SMRA, BSDE, WIKA, APLN, BBCA, dan BBNI.
Baca Juga: Jelang Rilis Suku Bunga BI, IHSG 'Pede' Kuat Lagi Pagi Ini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!
-
Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
-
Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang