Suara.com - Nikita Mirzani belum lama ini mengaku berkunjung ke Korea Selatan untuk keperluan bisnis. Ia menyebut, tujuan dia ke negara K-Pop itu salah satunya untuk menengok pabrik skincare yang merupakan salah satu lini bisnis miliknya.
Selain itu, ia juga disebut-sebut akan menjalani perawatan di Korsel. Lucinta Luna bahkan menyebut, Nikita Mirzani bakal ketagihan dengan hal yang ia lakukan di Korea Selatan.
Nikita Mirzani disebut langsung terbang ke Korea Selatan untuk menjalani operasi plastik, sama seperti Lucinta Luna, di mana hal ini dibocorkan langsung oleh Lucinta yang mengunggah tangkapan layar tengah video call dengan mantan istri Antonio Dedola itu.
Pabrik Skin Care Nikita Mirzani di Korea Selatan
Nikita Mirzani memang diketahui tengah menikmati liburan di Korea Selatan. Seolah melupakan masalah-masalahnya sejenak, Nikita Mirzani tampak begitu menikmati momen liburannya di negeri Gingseng itu.
Dalam sebuah keterangan, Nikita Mirzani mengaku berkunjung ke Korea untuk keperluan bisnis, tepatnya adalah untuk menengok pabrik skincare yang merupakan salah satu lini bisnis miliknya.
"Ke Korea cuma mau mengecek pabrik skincare gue doang," ungkap Nikita Mirzani melalui akun Instagram miliknya, pada hari Minggu (2/7/2023).
Nikita Mirzani mengatakan bahwa produk skin care miliknya asli diproduksi di Korea. Oleh karena itu, Nikita Mirzani pun menjamin kualitas barang dagangannya.
"No tipu-tipu ya beb, memang benaran diproduksi di Korea," jelas Nikita Mirzani.
Baca Juga: Geram! Nikita Mirzani Sebut Indra Tarigan Masih Nongol di Kelab Malam meski Berstatus Terpidana
Dalam unggahan itu, Nikita Mirzani juga menyertakan video saat dirinya tengah berada di pabrik skin care. Nikita Mirzani tampak sedang berkeliling untuk melihat pembuatan skin care serta bertemu dengan pengelola pabrik.
"Nanti aku juga mau bikin produk baru," ungkap Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani memang memiliki bisnis di bidang klinik kecantikan, yang memiliki cabang di beberapa daerah seperti Surabaya, Bandung, dan Bali. Usaha milik Nikita yang diberi nama Salon Beauty Head To Toe ini laris manis digandrungi para kaum hawa.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Ogah Nambah Beban Pikiran, Fitri Salhuteru Minta Anaknya Blokir Instagram Nikita Mirzani dan Lolly: Ini Mengganggu
-
Nikita Mirzani Ancam Jebloskan Antonio Dedola ke Penjara, Buntut Eks Suami Beberkan Isi Chat: Tidak Akan Saya Lepaskan!
-
4 Artis Punya Tempat Hiburan Malam, Ada Wulan Guritno dan Nikita Mirzani
-
Berseteru Hingga Coret Nama Lolly dari Daftar Ahli Waris, Fitri Salhuteru Ingatkan Nikita Mirzani
-
Geram! Nikita Mirzani Sebut Indra Tarigan Masih Nongol di Kelab Malam meski Berstatus Terpidana
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif