Suara.com - Pasar Digital (PaDi) UMKM Hybrid Expo kembali digelar tahun ini di Sarinah, Jakarta Pusat. Ajang berkumpulnya UMKM ini digelar secara offline dan online dari 14 Juni sampai 6 Juli 2023.
PaDi UMKM sendiri merupakan platform digital pengadaan B2B yang menjembatani transaksi antara BUMN dan pelaku UMKM, kegiatan ini diselenggarakan Kementerian BUMN bersama PT Pupuk Indonesia, dan PT Perkebunan Nusantara III.
PaDi UMKM Hybrid Expo 2023 bertujuan untuk meningkatkan awareness dan penjualan terhadap produk UMKM. Perhelatan PaDi Expo diikuti oleh 597 pelaku UMKM baik secara luring maupun daring. Kegiatan ini telah memberikan dampak peningkatan penjualan dan perluasan pasar skala nasional.
Menurut Rudy, salah satu pelaku UMKM dari CV Smart Samarinda, sejak bergabung dengan PaDi UMKM banyak keuntungan yang didapat. Salah satunya adalah bertambahnya Customer. “Kami dapat menjual produk-produk kami ke BUMN yang ada di seluruh Indonesia, walaupun posisi kami berada di Samarinda, namun semua itu tidak menjadi masalah dalam Platform PaDi, harapan kami kedepan agar lebih banyak lagi kegiatan seperti PaDi UMKM Expo, agar para pelaku UMKM dapat terus mengembangkan bisnisnya," ucap Rudy ditulis Kamis (14/7/2023).
Selain CV Smart Samarinda, Noviana Dewi dari UMKM Fortuno Catering Jakarta menuturkan, sejak bergabung Desember 2022 di PaDi UMKM, omzet usahanya naik 2 kali lipat. “Terutama saat PaDi UMKM Expo 2023 berlangsung omzet meningkat menjadi 40-50 juta yang biasanya hanya 20 juta," Noviana Dewi.
Sementara itu, Jimmy Karisma Ramadhan, CEO PaDi UMKM memaparkan perhelatan PaDi UMKM Hybrid Expo digelar selama 14 Juni - 6 Juli 2023. Semua rangkaian acara berjalan lancar dan dilaksanakan secara luring di Sarinah dan juga daring di platform www.padiumkm.id. Hingga akhir kegiatan, PaDi UMKM Hybrid Expo mencatatkan rekor transaksi baru. Para pelaku UMKM yang tergabung dengan PaDi Expo mendapatkan 19.211 transaksi dengan nilai total mencapai Rp 18,7 Miliar.
"Harapannya, kegiatan PaDi UMKM Hybrid Expo 2023 dapat memberikan manfaat dan kontribusi penyerapan tenaga kerja yang selalu kami sebut dengan UMKM Ketemu Jodoh di Platform PaDi UMKM," tambah Jimmy Karisma Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar
-
Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi
-
Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar
-
3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP
-
Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus
-
Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak
-
Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya
-
Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia
-
IHSG Lanjutkan Pelemahan ke Level 5.800-an pada Kamis Pagi, Simak Saham-saham Ini
-
Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan