Suara.com - Modus penipuan baru kembali beredar di tengah masyarakat. Kekinian, ada penipuan dengan modus penarikan dana mengatasnamakan Bank Indonesia.
Adapun, penipu akan memberitahukan kepada korban bahwa menerima sertifikat uang tunai berjumlah ratusan juta rupiah.
Namun penipu yang mengatasnamakan Bank Indonesia akan meminta biaya tanda tangan sebagai syarat pencairan sertifikat uang tunai tersebut.
"Waspada ya #SobatRupiah, lagi-lagi Bank Indonesia mendapat laporan adanya seseorang yang mendapatkan sejumlah dana di sebuah lembaga, namun untuk pencairannya diperlukan biaya tanda tangan terlebih dahulu," tulis Bank Indonesia seperti yang dikutip dari akun Instagram @bank_indonesia, Sabtu (15/7/2023).
Dalam hal ini, Bank Indonesia meminta masyarakat waspada dengan penawaran tersebut. Pasalnya, Bank Indonesia merupakan bank sentral dan tidak melakukan aktivitas komersial.
Selain itu, Bank Indonesia juga tidak bekerja sama dan tidak terafiliasi dengan lembaga apapun dalam pelaksanaan kegiatan komersial, termasuk transfer dana.
"Modus di atas sudah pasti tidak bisa dibuktikan kebenarannya ya, Sobat," tulis Bank Indonesia.
Jika masyarakat menerima tawaran atau menemukan modus serupa, maka bisa menghubungi #BICARA131 untuk layanan pengaduan dan informasi.
Baca Juga: Modal Asing Masuk Rp 7,1 Triliun di Minggu Kedua Juli 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar