Suara.com - MaxQuad, perusahaan di bidang informasi teknologi mulai masuk dalam bisnis penyediaan Electronic Medical Record (EMR) atau rekam medis elektronik. EMR akan menyimpan seluruh data kesehatan pasien mulai dari identitas, riwayat pemeriksaan, tindakan, obat-obatan, dan pelayanan kesehatan lainnya.
Advisor Maxquad, Almira Shinantya mengatakan, pentingnya EMR dalam mendapatkan layanan kesehatan yang bermutu di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan mendorong kehadiran MaxQuad sebagai enabler faskes dalam penerapan EMR.
Menurut dia, Maxquad selalu memastikan implementasi sistem EMR selaras dengan perkembangan regulasi pemerintah.
"Tampilan yang user-friendly, UX yang mudah dan nyaman digunakan, serta integrasi master data yang mulus memungkinkan data dapat digunakan secara efisien di seluruh sistem tanpa hambatan," ujarnya yang dikutip, Minggu (30/7/2023).
"Selain itu, MaxQuad EMR menawarkan berbagai paket berlangganan dan kemitraan tanpa biaya infrastruktur awal yang berat, memampukan faskes untuk dengan cepat mengadopsi sistem EMR ini," imbuh dia.
Penerapan MaxQuad EMR bagi faskes di Indonesia memberikan manfaat berkelanjutan. Pertama, memberikan akses instan bagi para profesional kesehatan untuk mengakses informasi medis pasien, memfasilitasi koordinasi perawatan dan respons cepat terhadap kondisi pasien.
Kedua, MaxQuad EMR terintegrasi dengan BPJS Kesehatan V-Claim dan E-Claim serta INA CBGs, yang digunakan untuk sistem pembiayaan rumah sakit dan asuransi kesehatan.
Selain itu, sistem MaxQuad EMR juga terhubung dengan berbagai sistem lain seperti Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan Klinik (SIM-RS & SIM-K), Sistem Informasi Laboratorium, Sistem Informasi Radiologi, Sistem Rujukan Terintegrasi Nasional (SISRUTE Nas), dan sebagainya.
Tak kalah penting, MaxQuad merancang EMR yang terintegrasi dengan SATU SEHAT, program Pemerintah untuk menciptakan sistem informasi kesehatan terpadu di seluruh Indonesia.
Baca Juga: 10 Tanda Bisnis Artis Jadi Lahan Pencucian Uang, Salah Satunya Modus Warisan
Hal ini meningkatkan layanan kesehatan yang lebih baik dan efisien, meningkatkan keselamatan pasien, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan. Dr. Hartati B. Bangsa, MKK sebagai Chief Operating Officer MaxQuad menyatakan,
"Integrasi MaxQuad EMR dengan SATU SEHAT memberikan kemudahan bagi manajemen faskes dalam mengikuti kebijakan pemerintah serta memudahkan masyarakat mengakses seluruh riwayat kesehatan di mana pun berada, baik untuk pencegahan penyakit maupun pengobatan yang efektif sekarang dan di masa depan," pungkas Chief Operating Officer MaxQuad Dr Hartati B Bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat