Suara.com - Asuransi BRI Life secara konsisten terus mengembangkan dan meningkatkan standarisasi layanan bisnisnya, diantaranya dengan diresmikannya Kantor Layanan atau Service Office (SO) di kota Semarang yang telah terstandarisasi.
Peresmian Kantor Layanan Semarang terstandarisasi ini dihadiri oleh Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila, Komisaris Utama Muhammad Syafri Rozi, serta Regional Micro Banking Head BRI Semarang, Awan Triyoso.
Peresmian Kantor Layanan Service Office (SO) terstandarisasi yang berlokasi di Jl. Gajahmada No. 170, Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Semarang, Jateng ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan BRI Life di kota Semarang dan sekitarnya, sekaligus juga sebagai bukti komitmen BRI Life dalam mengembangkan penetrasi bisnis dan jaringan pemasaran menjadi semakin luas dan kuat.
“Melalui peresmian Service Office (SO) atau kantor Layanan Semarang terstandarisasi ini, BRI Life berkomitmen untuk meningkatkan standar Kantor Layanan sebagai sentra pelayanan bagi nasabah guna meningkatkan kualitas serta citra positif perusahaan. Standarisasi kantor layanan ini meliputi; Standarisasi Kapabilitas (people, competency dan process) serta Standarisasi Infrastruktur ( Fisik dan renovasi). Standarisasi atas infrastruktur yang tersebut antara lain; memberikan privasi dan kenyamanan bagi nasabah saat melakukan walk-in customer di Ruang Layanan Representatif, Meeting Room untuk melaksanakan rapat maupun pelatihan/coaching serta ketersediaan ruang kerja khusus bagi Back Offices & Tim Penjualan dengan konstruksi bangunan yang sesuai sebagai mitigasi risiko serta mengusung konsep Green Office sebagai implementasi ESG,” jelas Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila ditulis Senin (14/8/2023).
Komisaris Utama Muhammad Syafri Rozi yang turut memberikan sambutan menjelaskan bahwa, Peresmian Service Office (SO) di Semarang yang telah terstandarisasi ini menjadi pertanda bahwa BRI Life terus meningkatkan eksistensinya khususnya di wilayah Semarang, Jawa Tengah.
“Peresmian Service Office (SO) Semarang terstandarisasi ini didasari karena meluasnya kebutuhan layanan asuransi jiwa bagi masyarakat Semarang, dikarenakan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan yang sewaktu-waktu diperlukan dalam kehidupan” jelas Rozi.
Bersamaan dengan peresmian Service Office (SO) Semarang terstandarisasi tersebut, BRI Life juga memenuhi komitmennya untuk senantiasa mendampingi nasabah setiap saat, baik dalam suka maupun kedukaan.
Komitmen ini diwujudkan BRI Life dengan membayarkan klaim sesuai dengan pertanggungan yang telah dijanjikan kepada nasabah, dengan nilai pertanggungan sebesar Rp. 511.007.197,- (Lima Ratus Sebelas Juta Tujuh Ribu Seratus Sembilan Puluh Tujuh Rupiah) kepada ahli waris, produk Asuransi Jiwa Davestera.
“Pembayaran klaim ini merupakan bukti nyata BRI Life dalam memenuhi komitmennya kepada nasabah. Dari waktu ke waktu, kami terus meningkatkan kualitas pelayanan klaim dengan proses yang transparan, sebagaimana spirit kami dalam melayani nasabah; “Serving to Grow, Growing to Serve”. Kami berharap dengan adanya pembayaran klaim ini juga dapat menjadi salah satu bukti pentingnya manfaat berasuransi bagi masyarakat Indonesia”, tutup Direktur Operasional BRI Life, Yosie William Iroth.
Baca Juga: Bantu Urai Masalah Sampah, BRI Life Gandeng Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan BEM UI
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun