Suara.com - Pada hari Selasa (15/8/2023) malam lalu, Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Ismail Thomas, anggota DPR dari Komisi I dan Fraksi PDIP, sebagai tersangka korupsi dan langsung ditahan.
"Tersangka IT adalah seorang anggota Komisi I DPR RI dan pernah menjabat sebagai Bupati Kutai Barat dari tahun 2006 hingga 2016," ujar Ketut Sumedana, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung.
Kasus tersebut berkaaitan dengan dugaan korupsi, penerbitan dokumen perjanjian pertambangan PT Sendawar Jaya, tersangka dijerat dengan Pasal 9 UU Tindak Pidana Korupsi berbarengan dengan Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Profil Ismail Thomas
Ismail Thomas adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) selama periode 2019-2024. Ia sebelumnya menjabat sebagai Bupati Kutai Barat selama dua periode dan juga Wakil Bupati Kutai Barat selama dua periode.
Ismail Thomas memulai karirnya sebagai Supervisor di PT Kelian eQUATORIAL MULING (KEM) pada tahun 1990-2001. Pada tahun 2001, ia beralih ke dunia politik dan menjadi Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat serta menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan pada periode 2000-2001.
Ia juga memegang posisi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Barat dari tahun 2001 hingga 2018. Setelah perjalanan di DPRD, ia mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Kutai Barat dan berhasil terpilih pada periode 2001-2006.
Setelah menjabat sebagai wakil, Ismail Thomas maju menjadi Bupati Kutai Barat dan berhasil memenangkan dua periode, yaitu pada tahun 2006-2011 dan 2011-2016. Pada Pemilu 2019, ia terpilih sebagai anggota DPR RI untuk Dapil Kaltim dan menjadi anggota Komisi I DPR yang mengurusi isu-isu pertahanan, militer, hubungan internasional, serta intelijen.
Baca Juga: Sudah Dipecat dari PDIP, Kok Bisa Cinta Mega Masih Jadi Anggota DPRD DKI?
Berita Terkait
-
Gibran Tak Diundang Konsolidasi PDIP di Semarang, FX Rudy: Ora Ngerti Aku
-
Puan Anggap Bergabungnya Golkar Ke Gerindra Belum Final: Baru Menuju Pelaminan
-
Tidak Dilibatkan dalam Konsolidasi Kepala Daerah PDIP Jateng, Gibran: Saya Malah Nggak Tahu
-
Tak Diundang Acara Konsolidasi di Semarang, Sinyal Gibran 'Dikucilkan' PDIP?
-
Sudah Dipecat dari PDIP, Kok Bisa Cinta Mega Masih Jadi Anggota DPRD DKI?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Peran BUMN Tangani Bencana Diapresiasi
-
XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?
-
Catat Waktunya! Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta/Gram Pekan Ini
-
Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang
-
PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen
-
Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif
-
Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran
-
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI