Suara.com - Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali hadir dalam programnya untuk menggelar kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat setempat.
Relawan beranggotakan anak-anak muda dan mahasiswa tersebut menggelar pelatihan pembuatan makanan pais patin untuk ibu-ibu di Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalsel.
Koordinator Wilayah GMC Kalsel, Muhammad Iqbal menjelaskan bahwa pelatihan pembuatan pais patin ini menjadi salah satu upaya untuk melestarikan khazanah kuliner tradisional khas Banjarmasin.
"Tujuannya ini untuk melakukan pelatihan kepada ibu-ibu bagaimana memasak pais patin berdasarkan bumbu khas banjar. (kemudian) bagaimana kita bisa melestarikan masakan khas Banjar ini, salah satunya pais patin ini agar bisa berkembang di kancah dunia," jelasnya ditulis Senin (28/8/2023).
Iqbal menjelaskan, pais patin merupakan satu dari banyak masakan khas daerah di Banjarmasin. Berbahan dasar ikan patin dengan campuran banyak rempah, kuliner ini mudah dijumpai oleh wisatawan yang berkunjung ke Banjarmasin.
"Mengingat masyarakat Banjar ini terkenal dengan patinnya yang melimpahkan, dan patin sungai itu memang ikan khas orang banjar, itu selalu diinovasikan masakan-masakan," ujar Iqbal.
GMC Kalsel menggandeng pelaku usaha kuliner khas Banjarmasin untuk mengajarkan praktik pembuatan pais patin kepada para peserta. Mulai dari pemaparan bahan-bahan, hingga cara pengolahan turut diajarkan dalam pelatihan ini.
Para peserta nampak antusias mengikuti pelatihan tersebut. Meski status mereka adalah warga Banjarmasin, namun masih banyak di antara mereka yang belum mengetahui cara pembuatan ikan pais.
Iqbal berharap agar kegiatan ini bisa memotivasi para peserta agar bisa melihat pais patin sebagai sumber ide bisnis kuliner. Sehingga, khazanah penjualan kuliner tradisional di Banjarmasin bisa semakin meningkat.
Baca Juga: Serahkan Fisik Emas Pospay Gold, Pos Indonesia Dukung Pengembangan UMKM Ponpes Buntet
"Untuk mendorong ibu-ibu untuk melakukan pembuatan UMKM, ini skalanya lebih besar, mengingat pais patin ini makanan khas yang selalu dijunjung tinggi oleh masyarakat Banjarmasin," paparnya.
Ayah Ganjar Jadi Inspirasi Relawan
Lebih lanjut, Iqbal menyebut terselenggaranya kegiatan tersebut terinspirasi dari figur yang mereka anggap sebagai sosok ayah sekaligus pemimpin, yakni Ganjar Pranowo.
Ganjar dinilai sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan kerap mengeluarkan program-program pemberdayaan masyarakat.
"Kegiatan ini terinspirasi dari sosok Ayah Ganjar. Karena beliau selalu turun ke masyarakat, bagaimana beliau berproses, dan memajukan UMKM," terang Iqbal.
Relawan ini pun menyatakan akan terus mensosialisasikan sosok Ganjar, sambil mengadakan berbagai kegiatan yang berguna untuk masyarakat setempat.
"Kegiatan kami selanjutnya, mungkin pelatihan juga. Ada juga nanti dialog publik, sama ada kegiatan lainnya yang merambat milenial," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik