Suara.com - Mencermati harga beras yang belakangan terus memiliki kecenderungan peningkatan, tidak sedikit orang yang mulai mengeluh dan merasa keberatan.
Namun demikian pada sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, Menteri Pertanian mengklaim harga beras di indonesia lebih murah dari sejumlah negara di ASEAN, seperti misalnya Malaysia. Sekilas perbandingan harga beras di Indonesia dan Malaysia bisa Anda cermati di artikel ini.
Banyak hal yang berpengaruh pada kenaikan harga beras belakangan ini. Harga beras di dalam negeri justru terbilang cukup stabil, meski memang terdapat peningkatan. Namun peningkatan harga ini dianggap wajar sebab masih dalam angka yang terjangkau.
Perbandingan Harga Beras di Indonesia dan Malaysia
Pada awal Agustus 2023 lalu, harga beras di Malaysia benar-benar jauh jika dibandingkan dengan harga beras di Indonesia. Mengacu pada berbagai sumber, harga beras di Negeri Jiran tersebut mencapai Rp43.000 per kilogram.
Di Indonesia sendiri harga beras di periode yang sama hanya pada angka Rp12.900 saja. Angka ini menjadikan Indonesia berada di urutan ke-6 dengan harga beras paling tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Rata-Rata Harga Beras di ASEAN
Selain Indonesia dan Malaysia, beberapa negara di kawasan Asia Tenggara lain yang diketahui harga berasnya antara lain adalah Filipina, Myanmar, Vietnam, Singapura, dan Thailand. Sekilas mengenai harga jual beras di negara-negara tersebut per Agustus 2023 adalah sebagai berikut.
- Filipina di angka Rp19.193 per kilogram
- Myanmar di angka Rp17.335 per kilogram
- Vietnam di angka Rp15.788 per kilogram
- Singapura di angka Rp15.323 per kilogram
- Thailand di angka Rp11.454 per kilogram
Meski tidak menjadi yang paling murah, namun harga beras di Indonesia menjadi salah satu yang paling terjangkau jika dibandingkan dengan negara-negara tersebut. Singapura bahkan dikabarkan akan menjalin kerjasama dengan Indonesia untuk mengimpor beras jika perundingan berjalan dengan lancar.
Bagaimana dengan Pasar Dunia
Sedikit melihat pada cakupan yang lebih besar, ternyata ada beberapa negara yang memiliki harga jual beras dalam negeri lebih murah dari Indonesia. Beberapa di area Asia, dan beberapa lain di belahan dunia yang cukup jauh.
Misalnya saja di Sri Lanka, menjual beras dengan harga Rp10.609 per kilogram. Kemudian di Bangladesh harga jual beras di dalam negerinya adalah Rp9.726 per kilogram, Argentina di angka Rp12.992 per kilogram, dan masih ada beberapa negara lainnya.
Itu tadi sekilas mengenai perbandingan harga beras di Indonesia dan Malaysia, serta beberapa negara lain yang bisa dibagikan dalam artikel singkat ini. Semoga menjadi artikel yang berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Tak Disangka, Rival Berat Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 Keok pada Laga Uji Coba
-
Tak Dapat Panggilan Timnas Italia untuk Kualifikasi Piala Eropa 2024, Sudah Waktunya Emil Audero Bela Skuad Garuda?
-
Media Vietnam Sebut Skuad Timnas Indonesia U-23 Bisa Raih Tiket ke Final Piala Asia U-23 2024
-
Jadwal Pertandingan Negara-Negara ASEAN di FIFA Matchday September 2023, Indonesia Kapan?
-
Nyaris Gabung Klub yang Pernah Bikin Repot Manchester United, Elkan Baggott Akhirnya Bertahan di Ipswich Town
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta