Suara.com - Permodalan Nasional Madani (PNM) terus mengedukasi nasabah terkait literasi keuangan, di tengah maraknya penyalahgunaan data untuk penipuan online. Kegiatan ini dilakukan melalui berbagai program pelatihan yang dimiliki oleh PNM, seperti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) Bermakna dan pelatihan yang diberikan unit Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).
"Pentingnya memiliki kesadaran untuk berkembang, agar berani menerima tantangan, sehingga bisnis semakin maju, PNM punya banyak sekali program-program pelatihan jadi beruntung ibu-ibu sebagai nasabah PNM karena ada pendampingan,” ujar Andi F. Noya dikutip dari kanal YouTube PT PNM Official dalam Webinar Lingkungan Lestari, Keluarga Berseri pada Kamis (8/9/2023).
Mendorong pilar tercapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) baik itu pada pilar ekonomi, sosial maupun lingkungan. Pada pilar ekonomi, PNM terus berupaya menciptakan dan mendorong tercipta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang merupakan indikator nomor 8 pada indikator TPB. Pada pilar ekonomi, PNM juga terus mengupayakan terkuranginya kesejangan (10).
PNM terus berkontrubusi pada pembangunan pilar sosial dengan terus mengupayakan masyarakat tanpa kemiskinan (1), tanpa kelaparan (2), kehidupan sehat dan sejahtera (3), pendidikan berkualitas (4) dan kesaraan gender (5).
Dalam pilar lingkungan, PNM juga terus aktif berkontribusi pada terpenuhinya kebutuhan air bersih dan sanitasi layak (6), kota dan pemukiman berkelanjutan (11), ekosistem lautan (14) dan ekosistem daratan (15).
Giat utama PNM dalam memberdayakan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan menjadi napas PNM dalam ikut membangun bangsa. Bersama dengan BenihBaik.com, inisiasi milik Andi F. Noya yang bertujuan untuk memberikan wadah dalam membantu pendanaan dari pilar sosial, ekonomi, dan lingkungan, PNM telah melakukan penanaman 1.000 benih Durian Bawor dan pendampingan untuk budidaya Madu Klanceng.
Kegiatan ini hanyalah sedikit dari 14.000 lebih pelatihan yang diberikan PNM kepada nasabah di pertengahan 2023 saja, kegiatan ini diikuti oleh 700.000 lebih peserta dari 14,8 juta nasabah aktif PNM yang ada di seluruh Indonesia. Selain dengan komunitas baik seperti BenihBaik, PNM juga menggandeng instansi pemerintah lainnya seperti Pemerintah Daerah setempat, OJK, bahkan BNN.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan nasabah PNM cermat keuangan di tengah-tengah maraknya penyalahgunaan data untuk penipuan online. Merangkul nasabah dengan menyisipkan pesan-pesan agar selektif terhadap tantangan tersebut hampir setiap saat dilakukan melalui bantuan para Account Officer (AO) di lapangan.
Dalam mengentas kemiskinan PNM terus memberikan 3 modal utama yakni finansial, sosial, dan intelektual. Sehingga nasabah dapat melakukan kelola uang yang baik dan perlakuan yang tepat menghadapi tantangan kejahatan keuangan di era digital ini.
Baca Juga: Berdayakan Ultra Mikro, PNM Raih Penghargaan Micro Finance Empowerment
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik