Dalam konteks ini, Indonesia memiliki peran penting sebagai salah satu pemimpin ASEAN dan anggota G20, serta dekat dengan negara-negara BRICS. Oleh karena itu kita butuh pemimpin yang memahami isu tersebut dan mampu merealisasikannya.
"Pengalaman sebagai pengusaha, Ketua U MK um KADIN dan lainnya, tentu membuat Arsjad memiliki kapasitas untuk mengawal isu ini. Rasanya kedepan jika beliau menjadi salah satu pemimpin negeri ini, akan lebih mudah bagi Indonesia untuk terus bergerak mewujudkan trandisi energi," katanya.
Dia menjelaskan, Indonesia harus berjuang keras memperjuangkan kepentingan nasional, termasuk berani bernegosiasi dengan negara lain. Salah satu yang perlu diperjuangkan adalah mendesak negara-negara besar dan maju (Amerika Serikat, China, dll) agar lebih adil dalam pemberian subsidi hijau bagi mineral untuk kendaraan listrik (EV).
Negara ini perlu pemimpin yang menguasai masalah dan pandai bernegosiasi dengan negara lain dalam prinsip keadilan dan kesetaraan.
Orang seperti Arsjad cukup piawai, tambah Ali jika suatu saat akan menjadi salah satu pemimpin di negeri ini, Arsjad akan mampu mejalankannya dengan baik.
"Arsjad dengan segenap potensi, pengalaman dan jaringan yang dimilikinya, merupakan aset bangsa yang berharga. Jika suatu saat beliau berkesempatan menjadi salah satu pemimpin di negeri ini, semua semua yang dimilikinya akan digunakan secara optimal untuk membangun bangsa yang maju dan mandiri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI
-
Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan
-
5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin
-
Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar
-
Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi
-
5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat