Suara.com - Nama pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia Indra Sjafri menjadi perbincangan setelah skuad Garuda U-24 kalah tipis 1-0 dari Korea Utara dalam laga lanjutan fase Grup F Asian Games 2023.
Kendati masih dapat melaju ke babak 16 besar, para penggemar banyak menyayangkan hasil tersebut. Gaji Indra Sjafri tangani Timnas pun sempat menjadi pertanyaan banyak pihak. Sebelumnya, Indra disebut-sebut tidak digaji dengan layak.
Indra memang tak pernah terbuka soal gaji yang dia terima sebagai pelatih timnas. Namun, perkara gaji ini sempat menggegerkan publik pada 2021 lalu.
Di tahun itu, Indra yang juga menjabat sebagai Direktur Teknik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) membuat pengakuan bahwa dirinya sempat tak digaji saat menjabat sebagai pelatih tim nasional. Namun, peristiwa itu tak terjadi di era kepemimpinan Mochamad Iriawan atau Iwan Bule.
Melacak sejumlah berita, gaji Indra yang telat dibayarkan oleh PSSI itu terjadi pada 2013 silam. Namun, setelah berhasil membawa Timnas Garuda Muda ke panggung juara, pengalaman pahit Indra tak seharusnya terulang. Apalagi Indra diketahui telah terlibat di PSSI sejak 2011.
Indra Sjafri menjadi salah satu aktor yang bergeriliya ke pelosok-pelosok Indonesia untuk mencari bibit unggul calon pemain nasional tanah air.
PSSI sendiri tak pernah membocorkan jumlah gaji dan bonus dari pelatih tim nasional. Namun, gaji pelatih timnas senior Shin Tae Yong pernah diutarakan oleh Iwan Bule secara tidak resmi. Nominalnya pun relatif besar. Pembicaraan mengenai gaji pelatih asal Korea Selatan itu terjadi di podcast yang dipandu oleh artis Deddy Corbuzier.
“Per bulan Rp2 miliar,” kata Mochamad Iriawan kepada Deddy Corbuzier di siniar “Close The Door” pada Medio 19 Januari 2022.
Namun demikian, ia menyebut bahwa angka tersebut dibayarkan PSSI untuk keseluruhan, yakni termasuk gaji Shin Tae-yong dan para asistennya. Iwan Bule mengatakan, uang tersebut juga belum termasuk fasilitas yang harus disediakan oleh pihak federasi untuk menunjang kehidupan para pelatih timnas Indonesia.
Baca Juga: Apriyani/Fadia Sudah Tak Sabar Tampil pada Asian Games Perdana
Dari keterangan Iwan Bule ini kira-kira berapa gaji yang diterima Indra Sjafri sebagai pelatih lokal? Mari tunggu rilis resmi PSSI. Namun yang jelas, kontribusi Indra Sjafri dalam membawa Timnas Indonesia bersinar di Asian Games patut diapresiasi.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Asian Games 2022: Atlet Menembak Muhammad Sejahtera Dwi Putra Sumbang Medali Emas Pertama untuk Indonesia
-
3 PR yang Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia U-24 di Babak 16 Besar Asian Games 2022, Pantang Kalah Lagi
-
Gagal Lolos Fase Grup Asian Games 2022, Vietnam Ternodai Satu Catatan Buruk
-
Apriyani/Fadia Sudah Tak Sabar Tampil pada Asian Games Perdana
-
Indra Sjafri Bocorkan Kedatangan Ramadhan Sananta ke Timnas Indonesia U-24, Makin Pede Tatap 16 Besar Asian Games 2022
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang