Suara.com - Hanwha Life terus berkolaborasi bersama Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas hidup anak dan keluarga.
CEO Hanwha Life Indonesia, Steven Namkoong, mengungkapkan, pihaknya memiliki spirit yang besar atas kehidupan anak dan keluarga yang sejahtera. Satu dekade Hanwha Life beroperasi di Indonesia, spirit ini tercermin dalam aktivitas tanggung jawab sosial (CSR) Hanwha Life yang berkelanjutan.
"Bekerja sama dengan Dinas PPAPP dan Pemprov DKI Jakarta, program CSR Hanwha Life dapat menjangkau lebih dari 2 juta anak dan 3,5 juta keluarga di Jakarta," ucapnya dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Senin (25/9/2023).
Selama 2017-2022, CSR Hanwha Life telah membangun 4 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak yakni RPTRA Jaka Teratai (2017), RPTRA Anggrek Rawasari (2019), RPTRA Kayu Mas (2020), RPTRA Vlaboean (2021) dan 1 Pusat Pelayanan Keluarga (2022) di Jakarta.
Pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan Pusat Pelayanan Keluarga (PUSPA) yang dilakukan oleh Hanwha Life telah meraih apresiasi CSR SINDO 2018, apresiasi Kolaborator dari Pemprov DKI Jakarta tahun 2022, apresiasi keikutsertaan CSR Awards B Universe 2023, dan Silver Champion Indonesia Branding Campaign of the Year 2023 dari Markplus.
Lebih lanjut, Hanwha Life turut mengadakan program literasi keuangan bagi anak dan keluarga. Program literasi keuangan adalah bagian dari tanggung jawab Hanwha Life dalam mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meningkatkan pengetahuan mengenai asuransi. Misalnya lewat acara literasi keuangan bersama Ibu PKK di RPTRA Jaka Teratai atau acara Hadiahkan Cinta bersama anak-anak di RPTRA Vlaboean sekaligus peluncuran video dan buku Aku Paham Asuransi.
Pada tahun 2023, Hanwha Life menandatangani MoU dengan Dinas PPAPP serta Pemprov DKI Jakarta terkait Revitalisasi Pusat Pelayanan Keluarga (PUSPA) Tahap II. Pusat Pelayanan Keluarga berlokasi di lantai 8 kantor Dinas PPAPP DKI Jakarta.
“Revitalisasi PUSPA Tahap II telah berlangsung mulai Q2 2023. Ini program lanjutan dari PUSPA Tahap I pada Q3 2021 - Q2 2022 lalu yang lebih terkait pembangunan sarana dan prasarana. PUSPA Tahap II memiliki empat fokus. Pertama penyediaan fasilitas pendukung seperti ruang konsultasi. Kedua, penyediaan layanan konsultasi gratis, misalnya untuk konsultasi psikologis atau kesehatan mental. Ketiga, program sosial seperti penyuluhan KB. Keempat, program komunitas seperti lomba anak, bazaar, dll,” terang CMSO Hanwha Life Indonesia, Chang Woo Han.
Baca Juga: 5 Film dan Serial Keluarga Orisinal Netflix yang Tayang September 2023
Tag
Berita Terkait
-
Singgung Soal Etika, Keluarga Besar Larang Band T'Koes Bawakan Lagu Koes Plus: Kesabaran Kami Sudah Habis!
-
Mayangsari Selalu Absen di Acara Keluarga Cendana: Aku Tahu Diri Kok dan Tak Ada Hak di Sana
-
Tanam Bibit Mangrove di Pulau Tidung, BRI: Demi Bebas Emisi Karbon di 2060
-
BRI Kembali Tanam Bibit Mangrove di Pulau Tidung, Total 10.500 Bibit di 2023
-
Kunjungi Barusen Hills, Tempat Berenang hingga Camping Seru di Ciwidey
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pemerintah Akan Atur Status Karyawan PKWT dan Outsourcing di UU Ketenagakerjaan Baru
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari
-
IHSG Nyaris Stagnan pada Perdagangan Jumat, Tapi 352 Saham Meroket