Suara.com - BPJS Kesehatan kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih lima penghargaan bergengsi dalam ajang The Best Contact Center Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA).
Dalam ajang tersebut, BPJS Kesehatan sukses mendapat penghargaan dalam kategori individu dan corporate (badan publik). Pada kategori corporate (badan publik), BPJS Kesehatan mendapatkan medali emas melalui sub kategori The Best Digital Media lewat kanal Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA). Keberhasilan ini mencerminkan dedikasi dalam memanfaatkan media digital untuk memberikan informasi yang akurat dan relevan kepada masyarakat.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga mendapatkan medali perak dalam sub kategori The Best Technology Innovation (SIPP Terintegrasi). Ini menunjukkan komitmen dalam mengadopsi teknologi mutakhir untuk memperbaiki pelayanan.
Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga membawa tiga penghargaan dalam kategori individu, diantaranya sub kategori The Best Telesales meraih medali perak, menggambarkan keunggulan dalam pemasaran jasa kesehatan.
Sementara itu, dalam sub kategori The Best Agent Inbound Public, peran sebagai agen yang responsif dan efisien memperoleh penghargaan perak dan sub kategori The Best Agent Digital Media Sosial membuahkan penghargaan perunggu, mengukuhkan keberhasilan BPJS Kesehatan di ranah digital.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan capaian yang didapat dalam berbagai kategori tersebut menandakan komitmen kuat yang ditunjukkan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Penghargaan ini adalah bukti nyata dari keseriusan kami untuk memberikan pelayanan optimal kepada para peserta. Kami berkomitmen untuk menciptakan layanan dua arah yang bisa mengakomodir kebutuhan peserta dengan baik," ujarnya.
Ghufron mengungkapkan, tahun ini menjadi tahun pertama BPJS Kesehatan dalam mengikuti ajang tersebut. Menurutnya, kesuksesan ini diharapkan menjadi pendorong bagi BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Ke depan tantangan dalam pengelolaan Program JKN semakin kompleks. Terlebih saat ini BPJS Kesehatan dianggap cukup berperan dalam menghadirkan akses kesehatan yang mudah bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu, BPJS Kesehatan harus semakin optimal dalam menghadirkan pelayanan bagi peserta JKN," tambah Ghufron.
Indonesia Contact Center Association (ICCA) memiliki misi penting untuk mengembangkan Contact Center Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelayanan, yang turut mendukung pertumbuhan ekonomi serta sosial-budaya, dengan memberdayakan sumber daya manusia yang berkualitas.
Tahun ini, TBCCI mempertandingkan 538 peserta dalam kategori individu, 143 tim dalam kategori teamwork, 147 tim dalam kategori corporate, melibatkan 66 perusahaan, dengan total 41 kategori. Dengan jumlah partisipan yang lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya, perhelatan tersebut juga mencatatkan rekor dan dianugerahi penghargaan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).
Berita Terkait
-
Sukses Dorong Transformasi Digital, Bank Mandiri Kembali Sabet Penghargaan Asiamoney 2023
-
Dikritik Karena Kurangi Anggaran BPJS Kesehatan Rp 46 Miliar, Ini Alasan Pemkot Palembang
-
86 PNS Purna Tugas Dapat Penghargaan dari Kemnaker
-
Humas Pegadaian Raih Penghargaan Top 50 Kartini Humas Indonesia
-
Cara Klaim BPJS Kesehatan, Simak Syaratnya
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK