Suara.com - Kementerian Perhubungan kembali melantik sebanyak 92 orang Perwira Pandu dan 3 (tiga) orang di antaranya adalah Pandu Wanita.
Ini menunjukkan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Laut turut mendukung prinsip kesetaraan gender dengan membuka peluang seluas-luasnya dan memberikan kesempatan yang sama bagi pelaut wanita untuk berprofesi sebagai pandu.
“Masih dalam momentum Hari Perhubungan Nasional Tahun 2023, menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kami karena terdapat 3 (tiga) orang Pandu Wanita dari total 92 orang Pandu yang dilantik pada hari ini,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt. Antoni Arif Priadi ditulis Rabu (27/9/2023).
Menurut Capt. Antoni, dengan telah ditetapkannya 151 wilayah perairan sebagai perairan wajib pandu dan perairan pandu luar biasa serta proyeksi kebutuhan pemanduan di seluruh wilayah perairan Indonesia, maka Ditjen Perhubungan Laut berkomitmen untuk terus mencetak Perwira Pandu secara bertahap dan berkesinambungan, melalui skema kerjasama internal maupun dengan institusi pendidikan pelatihan yang berkompeten.
“Sejak tahun 1971 hingga akhir tahun 2022, Ditjen Perhubungan Laut telah mencetak Pandu sebanyak 1.825 orang dan kami berkomitmen untuk terus mencetak Perwira Pandu Indonesia yang profesional, handal, dan berdaya saing di kancah internasional,” imbuhnya.
Namun demikian, terdapat tantangan bagi pemerintah selaku regulator dalam penyelenggaraan pemanduan dan penundaan kapal, salah satunya adalah harus melakukan terobosan inovatif dan penerapan teknologi informasi (digitalisasi).
“Dalam upaya transformasi pelayanan publik berbasis digital, saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyediakan layanan secara online melalui aplikasi Inaportnet dan SIPANDU yang dalam waktu dekat akan segera diintegrasikan,” kata Capt. Antoni.
Lebih lanjut, sejalan dengan semangat digitalisasi, di awal Februari 2023 telah ditetapkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi Pelayaran dan Pelayanan Tata Kelola Lalu Lintas Kapal di Perairan Indonesia, yang memuat ketentuan tentang potensi implementasi pemanduan secara elektronik (E-Pilotage) dengan memanfaatkan Vessel Traffic Services (VTS).
Pada pelantikan tersebut, Capt. Antoni menyampaikan pesan khusus kepada para Pandu untuk menjadi Pandu yang CARE yaitu Pandu yang memiliki jiwa “Creative, Agile, Responsible, dan Empathy” kreatif dalam berpikir, tanggap, adaptif terhadap segala perkembangan zaman, bertanggung jawab serta memiliki empati persaudaraan dan jiwa korsa yang kokoh.
Baca Juga: KSOP Banjarmasin Gelar Kampanye Keselamatan Pelayaran dan Peluncuran Program Syahbandar Membina
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada pelaksana pelatihan dalam hal ini Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut dan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia, juga kepada Indonesia Maritime’s Pilot Association (INAMPA), atas kontribusinya mewadahi para Perwira Pandu dalam menjalankan tugas mendukung terciptanya keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim di seluruh perairan yurisdiksi Indonesia.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat dan sukses kepada para Perwira Pandu atas keberhasilannya menyelesaikan Pendidikan dan Pelatihan Pandu Tingkat II Angkatan 52, 53, 54 dan 55 Tahun 2023,” pungkas Capt. Antoni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun