Suara.com - Franchise Mixue menjadi salah satu bisnis populer yang diminati kalangan pengusaha. Salah satu keunggulan besar dalam memilih franchise Mixue adalah sistem bisnis yang telah teruji. Franchise ini telah berhasil menjalankan operasionalnya di berbagai tempat.
Namun, apakah bisnis franchise Mixue masih menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan?
Sebagai seorang pengusaha, wajib untuk memahami model bisnis yang sudah teruji atau mengerti cara menjalankan usaha yang dipegang sehingga operasional bisa berjalan secara efisien.
Menariknya, bagi pengusaha franchise Mixue biasanya akan mendapatkan bimbingan dan pengarahan dari berbagai aspek, mulai dari manajemen inventaris, keuangan, hingga strategi pemasaran.
Para pemilik franchise akan mendapatkan akses ke pengetahuan dan pengalaman dari pemilik bisnis utama, membantu mereka menghindari kesalahan umum dan mencapai kesuksesan lebih cepat.
Untuk memulai bisnis franchise Mixue, Anda perlu menyiapkan modal awal sekitar Rp700 juta hingga Rp800 juta. Jumlah tersebut mencakup biaya investasi awal dan pembukaan toko, termasuk:
- Biaya survei: Rp2.000.000
- Biaya manajemen per tahun: Rp18.000.000 – Rp24.000.000
- Biaya deposit: Rp40.000.000
- Biaya pelatihan: Rp3.000.000
- Biaya mesin dan alat: Rp170.000.000
- Bahan baku gelombang pertama: Rp100.000.000
- Estimasi biaya renovasi: Rp200.000.000 – Rp350.000.000
- Biaya sewa ruko per tahun: Rp75.000.000 – Rp150.000.000
Selain itu, pemilik Mixue juga akan memiliki akses ke pemasok yang kualitasnya telah teruji. Pemasok ini telah bekerja sama dengan franchise untuk menyediakan bahan-bahan berkualitas tinggi yang diperlukan untuk produk minuman.
Hal ini membantu memastikan kualitas produk yang konsisten dan kepuasan pelanggan, yang merupakan kunci kesuksesan bisnis minuman.
Anda sebagai pemilik dari Franchise Mixue juga akan terbantu dengan iklan atau pemasaran yang dilakukan oleh Mixue pusat karena sistem iklan nasional, promosi, dan strategi branding yang telah disiapkan dari induk perusahaan, alias anda tidak perlu lagi pusing memikirkan strategi pemasaran yang luas.
Baca Juga: 7 Mixue Terdekat Bekasi Barat, Lengkap dengan Jam Buka dan Alamat
Jika popularitas minuman dan es krim Mixue tidak sementara alias bisa sustainable di masyarakat, maka bukan tidak mungkin pemilik bisnis dapat memanfaatkan peluang untuk mengembangkan bisnis lebih cepat dan membuka cabang baru di lokasi strategis.
Franchise Mixue menawarkan banyak keuntungan bagi para calon pengusaha yang ingin memasuki industri minuman yang menjanjikan. Mulai dari model bisnis yang teruji hingga bantuan dari franchise, semua ini membantu mengurangi risiko dan meningkatkan peluang sukses dalam berbisnis.
Berita Terkait
-
Tips Sukses Berbisnis Jual Beli Mobil Bekas
-
10 Mixue Terdekat Cimahi, Lengkap dengan Jam Operasional dan Google Maps
-
8 Gerai Mixue Terdekat Ancol, Lengkap dengan Jam Buka
-
Buku The Death of Franchise: Penyebab Matinya Waralaba dan Solusinya
-
7 Mixue Terdekat Bekasi Barat, Lengkap dengan Jam Buka dan Alamat
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Inflasi Tinggi Mengancam di Awal 2026, Apa Dampaknya?
-
Nama-nama di Balik Bursa Kripto ICEX, Benarkah Ada Haji Isam dan Happy Hapsoro?
-
Dilema Pengetatan Defisit APBD 2026: Antara Disiplin Fiskal dan Risiko Penurunan Belanja
-
Kelanjutan Proyek PLTN Tinggal Tunggu Perpres dari Prabowo
-
Tak Terbukti Dumping, RI Bisa Kembali Ekspor Baja Rebar ke Australia
-
Penggunaan SPKLU PLN Naik Hampir 500 Persen Saat Libur Nataru
-
Aturan Baru Soal Akuntan Dinilai Buka Peluang Kerja untuk Gen Z
-
Purbaya Siapkan Pembangunan Sekolah Terintegrasi Impian Prabowo, Apa Itu?
-
Ganti Jibor dengan INDONIA, BI Mau Buat Pasar Keuangan Lebih Transparan
-
Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000