Suara.com - Sama seperti tahun sebelumnya, seleksi CPNS dan PPPK 2023 juga mengharuskan pelamar untuk membeli e-materai. Bagaimana cara beli e-materai untuk pendaftaran CPNS 2023?
Cara beli e-materai untuk pendaftaran CPNS 2023 pun cukup mudah. Namun sebelum mengetahuinya, perlu dipahami bahwa e-materai ini nanti diperlukan dalam dokumen surat pernyataan yang menjadi syarat seleksi CPNS maupun PPPK.
Terdapat beberapa surat pernyataan untuk daftar CPNS 2023 ataupun PPPK 2023 yang mengaharuskan pelamar membubuhkan e-materai di sana. Aturan ini pun sudah disahkan dalam Surat Edaran Plt. Kepala BKN Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Penggunaan Materai Pada Dokumen Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara.
Sebagai tindak lanjutnya, sistem SSCASN kemudian bekerjasama dengan PERUM PERURI untuk menyematkan e-materai dalam dokumen yang diinput pelamar CPNS. Sehingga pelamar tidak perlu menempel materai fisik ke kertas baru di-upload ke sistem SSCASN.
Tidak perlu khawatis soal biaya, sebab harga e-materai pun sama dengan materai fisik atau materai tempel. Tarif e-meterai yaitu Rp 10.000.
Berikut cara beli e-materai untuk pendaftaran CPNS 2023:
- Buka situs https://meterai-elektronik.com/
- Klik menu "BELI E-METERAI"
- Lakukan pendaftaran, klik "Daftar di sini"
- Pilih tipe pemilik akun dan lanjutkan dengan mengunggah KTP
- Isi data diri dan unggah dokumen
- Input kode OTP yang dikirimkan untuk melakukan validasi
- Setelah itu lakukan pembelian e-materai
Selain melalui situs meterai-elektronik.com, link beli e-materai juga dapat dilakukan melalui distributor resmi pada alamat berikut
1. PT Peruri Digital Security (PDS): https://peruridigit.co.id/emeterai
2. PT Mitra Pajakku: https://pajakku.e-meterai.co.id/
Baca Juga: Contoh Surat Pernyataan 5 Poin CPNS 2023 BIN, Download Formatnya di Link Ini
3. PT Finnet Indonesia: https://finnet.e-meterai.co.id/
4. PT Mitracomm Ekasarana: https://mitracomm.e-meterai.co.id/
5. Koperasi Swadharma: https://swadharma.e-meterai.co.id/
Pastikan e-materai yang kalian beli adalah produk asli. Selain yang dijual dari situs resmi di atas keaslian e-materai yang kalian beli sangat meragukan.
Meskipun begitu, anda dapat mengecek keaslian e-materai dengan memeriksa beberapa bagiannya. Berikut ciri e-materai asli.
- Kode unik berupa nomor seri e-Materai
- Gambar lambang negara Garuda Pancasila di sebelah kanan atas materai elektronik
- Tulisan 'Materai Elektronik'
- Terdapat tulisan angka yang menunjukkan bea materai, yakni '10000' dan 'Sepuluh Ribu Rupiah' yang ditulis dengan huruf kapital
- Ciri-ciri khas di atas dikelilingi oleh kode unik membentuk seperti bingkai
Seperti itulah cara beli e-materai untuk daftar CPNS 2023 maupun PPPK 2023. Selamat mencoba dan semoga sukses.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global
-
Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi
-
Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan
-
125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!
-
Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya
-
Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!