Suara.com - Pengamat ekonomi dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Yohanes Gunawan Wibowo menyebut, penutupan sementara TikTok Shop berdampak positif terhadap ekosistem e-commerce, terlihat dari peningkatan harga saham Bukalapak dan Tokopedia.
"Namun, itu mungkin hanya bersifat sementara karena platform digital tersebut kemungkinan akan kembali dengan cara yang berbeda," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (7/10/2023) kemarin.
Yohanes juga mencatat bahwa konsekuensi dari penutupan TikTok Shop akan mempengaruhi pelaku bisnis yang mengandalkan platform tersebut. Mereka harus meningkatkan kemampuan bisnis baik dalam mode offline maupun online.
"Penutupan tersebut telah memunculkan persaingan yang lebih intens di industri e-commerce dan meningkatkan penjualan di e-commerce Facebook Ads dan Instagram Ads," tuturnya, dikutip dari Antara.
Terkait hal ini, ia menekankan bahwa TikTok Shop adalah contoh nyata dari strategi manajemen yang adaptif untuk memungkinkan bisnis bertahan dalam era disruptif yang cepat berubah.
"Secara keseluruhan, TikTok Shop adalah contoh nyata bagaimana strategi manajemen yang adaptif dapat memungkinkan bisnis bertahan dalam era disruptif yang cepat berubah," katanya.
TikTok Shop berhasil menggabungkan hiburan dengan pengalaman berbelanja, menggunakan analisis big data untuk menyajikan konten sesuai dengan preferensi konsumen, dan menciptakan fenomena pembelian impulsif yang efektif.
Yohanes juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam mengikuti perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen. Ia menekankan bahwa pemerintah perlu mendukung pembuatan platform lokal serupa TikTok dan memberikan pendampingan kepada UMKM dalam meningkatkan literasi digital.
"Pemerintah seharusnya tidak hanya membuat regulasi, tetapi juga memahami peluang yang ada dalam perkembangan teknologi digital. Platform lokal serupa TikTok bisa menjadi langkah positif," ujarnya.
Baca Juga: Diluar Nalar, Aksi Pria Rela Lakukan Ini Demi Dapat Kursi di Kereta
Berita Terkait
-
Fuji Beri Pesan Haru kepada sang Ibu saat TikTok Shop Resmi Ditutup: Ada Uti
-
Lolly Syok saat Tahu Fuji Berikan Gift TikTok, Sikap Anak Haji Faisal Tuai Pujian: Baik, Dia Peka
-
Diluar Nalar, Aksi Pria Rela Lakukan Ini Demi Dapat Kursi di Kereta
-
Omset Pernah Mencapai Miliaran Rupiah, Muzdalifah Minta Pemerintah Lakukan Hal Ini Setelah TikTok Shop Ditutup
-
TikTok Shop Ditutup: Menteri Koperasi Teten Masduki Ungkap 'Kelicikan' yang Rugikan Penjualan Produk Lokal
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat