Suara.com - Bright Corporation mengumumkan kemitraan strategis yang sangat menarik dengan Coders Lab, lembaga kursus pemrograman terkemuka di Eropa. Kemitraan ini bertujuan untuk membawa inovasi dan transformasi dalam dunia pendidikan Teknologi Informasi (TI) di Indonesia.
Coders Lab, dengan lebih dari 8 tahun pengalaman dalam pendidikan TI, telah membangun reputasi sebagai penyedia kursus pemrograman yang berkualitas tinggi. Mereka telah membantu ribuan individu di Eropa memperoleh keterampilan pemrograman yang dibutuhkan untuk bersaing di dunia kerja yang kompetitif.
Kursus yang ditawarkan oleh Coders Lab mencakup berbagai bidang, mulai dari pengembangan web hingga analisis data, serta pemrograman Python hingga kecerdasan buatan. Dengan kurikulum yang selalu diperbarui dan disesuaikan dengan tuntutan pasar tenaga kerja, lulusan Coders Lab memiliki keunggulan kompetitif yang kuat.
Penting untuk dicatat bahwa Coders Lab akan hadir di dua lokasi di Indonesia, yaitu Jakarta dan Jambi. Hal ini akan memungkinkan lebih banyak individu di seluruh negeri untuk mengakses pelatihan berkualitas tinggi dalam pemrograman.
Di Jakarta, pusat bisnis dan teknologi Indonesia, kursus-kursus Coders Lab akan memberikan kesempatan kepada para profesional dan siswa untuk mengembangkan keterampilan TI mereka. Sementara itu, di Jambi, program ini akan membantu memperluas akses ke pendidikan pemrograman berkualitas ke daerah yang mungkin belum memiliki banyak pilihan pendidikan TI.
"Kemitraan ini adalah langkah besar dalam mendukung visi Bright Corporation untuk membantu Indonesia menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi. Kami selalu percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk mencapai potensi penuh dalam dunia digital yang semakin maju." kata Eddy Yansen selaku Founder dan CEO Bright Corporation, ditulis Rabu (18/10/2023).
"Coders Lab adalah salah satu lembaga pendidikan pemrograman terkemuka di Eropa, dan kami bangga dapat membawa kurikulum dan pengalaman mereka ke Indonesia. Ini adalah investasi dalam masa depan anak muda Indonesia dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan." kata Eddy menambahkan.
"Dengan bantuan Coders Lab, kami berharap dapat membantu menciptakan generasi berikutnya yang sangat mahir dalam teknologi dan pemrograman di Indonesia. Bersama-sama, kami akan mengubah lanskap pendidikan dan teknologi di negara ini." tutup Eddy.
Kemitraan antara Bright Corporation dan Coders Lab adalah langkah penting dalam mempersiapkan Indonesia untuk masa depan yang semakin terhubung secara digital dan kompetitif dalam panggung global. Ini adalah langkah menuju inovasi dan kemajuan teknologi yang tak terbatas di Indonesia.
Berita Terkait
-
Pajak Core Tax Administration System Mampu Membuat Sistem Administrasi Perpajakan lebih Efektif dan Efisien
-
Transaksi Perbankan Berkembang di Era Teknologi Informasi, Buku Ketahanan Bank Diluncurkan
-
Sikapi Maraknya Toko Buku yang Tutup, Lebih dari 1,5 Juta Buku Dipamerkan di Big Bad Wolf Books Jogja
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya
-
Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis
-
Geser Erick Thohir, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah
-
Pengusaha Minta Pemerintah Beri Ruang Proyek Infrastruktur untuk UMKM Konstruksi
-
Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026
-
FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG
-
Emas Pegadaian Tidak Banyak Fluktuasi, Harga Stabil 2 Jutaan Hari Ini
-
Kasus Fraud Rp1,4 Triliun, OJK Mulai Sisir Aset PT Dana Syariah Indonesia
-
Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Aturan Baru Standar Teknologi Motor
-
Lion Parcel Kirim 10 Ton Logistik ke Wilayah Bencana Sumatra