Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dikenal sebagai wakil gubernur DKI Jakarta kala berpasangan dengan Jokowi. Keduanya pun memiliki relasi yang dekat. Namun baru-baru ini dengan tegas Ahok mengaku lebih Ganjar-Mahfud daripada Gibran jika anak Jokowi itu sampai maju jadi Cawapres 2024.
Apakah pilihannya yang berani ini dipengaruhi karena posisinya sebagai Komisaris Pertamina sekarang? Berapa gaji Ahok di Pertamina?
Kabar gaji Ahok di Pertamina pun sempat heboh lantaran disebut mencapai Rp 99,6 miliar. Diketahui bahwa Ahok masih akan menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina setelah dikabarkan akan menjadi Direktur Utama.
Penetapan itu tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri BUMN Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina Nomor SK-211/MBU/07/2023.
Sekarang yang sedang menjadi sorotan adalah sebuah isu yang membahas gaji Ahok di pertamina mencapai Rp8,3 miliar per bulan atau mencapai Rp 99,6 miliar per tahun.
Renumerasi gaji bagi anggota dewan komisaris ditetapkan dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Meski tidak mengungkap rincian resmi gaji Ahok di Pertamina, mereka dengan tegas menyatakan tidak benar jika Ahok mendapatkan gaji hingga miliaran rupiah per bulan.
Penetapan gaji ini mengacu pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-13/MBU/09/2021 tanggal 24 September 2021.
Pada akhirnya untuk meluruskan semuanya, Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau yang akrab disapa Ahok membeberkan sendiri gajinya di Pertamina kepada awak media.
Dikutip dari berbagai sumber, Ahok menyebut dirinya mendapatkan gaji dari Pertamina sebesar Rp 170 juta. Selain gaji pokok, ada bonus tantiem yang merupakan bonus yang diberikan berdasarkan pencapaian kinerja perusahaan. Bonus tantiem ini akan diberikan apabila perusahaan berhasil mencatatkan laba.
Baca Juga: Prabowo Sanjung Golkar Yang Legowo Tak Jadi Usung Airlangga Jadi Capres Atau Cawapres
Pilih Ganjar-Mahfud
Selain karena isu gaji Ahok di pertamina yang sangat besar, Ahok kembali menjadi sorotan karena dengan tegas menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden di Pemilu 2024.
Ahok menyatakan bahwa kedua calon merupakan orang-orang yang sudah memiliki pengalaman dengan cakupan yang sangat luas soal ketatanegaraan sehingga cocok untuk memimpin.
Seperti yang telah diketahui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri secara resmi mengumumkan Menko Polhukam Mahfud MD sebagai bakal calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.
Keduanya sudah memiliki pengalaman legislatif tingkat nasional dan juga pengalaman sebagai eksekutif tingkat provinsi.
Ahok menilai Ganjar adalah sosok pemberani sehingga berpeluang besar untuk menangani akar masalah negara ini yakni korupsi. Sedangkan Mahfud MD adalah sosok yang tegas dalam urusan menangani korupsi.
Berita Terkait
-
Prabowo Sanjung Golkar Yang Legowo Tak Jadi Usung Airlangga Jadi Capres Atau Cawapres
-
Ekspresi Gibran Usai Didukung Golkar Jadi Cawapres Prabowo Disorot: Lebih Lepas Banget Sekarang
-
Tak Sudi Dukung Gibran, Ahok Ngegas: Anda Jadi Wali Kota Baru 3 Tahun, Ini Urus Negara Loh!
-
Andai Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Ahok Tetap Lebih Pilih Ganjar-Mahfud: Mereka Berani
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis