Suara.com - Foto Yunarto Wijaya bersama calon presiden Prabowo Subianto tersebar di dunia maya. Siapa Yunarto Wijaya? Dia adalah Direktur Eksekutif Charta Politica, sebuah lembaga konsultan politik berbasis data.
Tersebarnya foto tersebut membuat sejumlah orang meragukan kredibilitas Yunarto Wijaya sebagai analis politik, apalagi jelang tahun pemilu di mana suhu politik Indonesia semakin memanas.
Dia pun mengklarifikasi foto tersebut lewat akun Twitter atau X @yunartowijaya. Dia menegaskan bakal menolak jika diminta membantu Prabowo untuk memenangkan Pemilu 2024. Alasannya, Yunarto tidak mau mendukung dinasti politik yang mengusung keluarga Presiden Joko Widodo.
“Maaf saya harus twit klarifikasi sblm off dari dunia maya.. Sedang disebar foto saya dgn prabowo, itu adalah foto bulan Februari saat saya diajak ketemu beliau, diminta bantu & saya menolak... Dan tidak akan mungkin saya bantu pasangan yg lahir dari keputusan MK seperti itu...”
Sebelumnya, Yunarto juga mengungkapkan dirinya akan rehat dari aktivitas bersosial media.
“Saya izin pamit tidak bermain socmed dulu sementara waktu... Semoga pemilu betul-betul bisa berjalan sesuai dengan cita-cita demokrasi yang kita gaungkan bersama saat reformasi... maaf kalo kemarin-kemarin ada twit saya yg membuat sebagian tidak berkenan,” ungkap dia.
Profil Yunarto Wijaya
Kiprah Yunarto Wijaya bersama Charta Politica sudah berjalan cukup lama. Padahal sebelumnya Yunarto bekerja di industri perbankan. Dia menyelesaikan pendidikan di Jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Katolik Parahyangan Bandung dengan predikat Cum Laude dan lulus sebagai lulusan terbaik pada tahun 2004.
Semasa kuliah, Yunarto Wijaya dikenal aktif terlibat dalam serangkaian kegiatan kemahasiswaan baik internal maupun eksternal, diantaranya sebagai Ketua Delegasi Universitas Parahyangan pada Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional (PNMHI) di Yogyakarta tahun 2001 dan 2002, sebagai Wakil Ketua International Relations Expo (Intrex) pada tahun 2002, ataupun sebagai koordinator Bidang Pendidikan dan Advokasi di Unit Studi Ilmu Kemasyarakatan (USIK) Universitas Parahyangan.
Baca Juga: Yusuf Martak dan Jumhur Hidayat jadi Co-Kapten, Ini Daftar Lengkap Struktur Timnas Anies - Cak Imin
Pada tahun 2007, Yunarto Wijaya melanjutkan studinya di Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, dan menjadi lulusan terbaik dengan predikat Cum Laude pada tahun 2009 melalui tesis marketing politik yang mendalami "Pengaruh ‘Personal Branding’ terhadap ‘Brand Association’ dari Partai Politik".
Awal kariernya dimulai dengan menjadi entrepreneur melalui usaha restoran pribadi, di daerah Kelapa Gading, Jakarta Timur, pada medio 2003. Usaha ini dirintisnya sembari kuliah.
Setelah menamatkan kuliahnya, bisnis kuliner yang dijalaninya semakin berkembang. Namun hal ini tidak dirasa cukup, sehingga pada 2007 Yunarto memutuskan untuk bergabung dengan Citibank Indonesia sebagai seorang professional banker.
Tak lama setelah bekerja sebagai seorang Banker, Yunarto ditawari oleh mantan dosennya di Universitas Katolik Parahyangan untuk bergabung dengan Charta Politika, disinilah karier Yunarto Wijaya mulai dibangun hingga akhirnya menjadi Direktur Eksekutif Charta Politika.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Profil Syaugi Alaydrus, Mantan Kabasarnas Resmi Jadi Kapten Timnas Anies-Cak Imin
-
Lho! Bos Charta Politika Yunarto Wijaya Pamit dari Medsos, Ada Apa?
-
Gak Mau Pemilu 2024 Dinodai Kecurangan, Cak Imin: Kalau Ada yang Curang, Tolong Disorakin!
-
Video Jokowi Bantah Boneka Megawati Kembali Beredar: Orang yang Lama Mengikuti Saya, Tahu Siapa Jokowi
-
Yusuf Martak dan Jumhur Hidayat jadi Co-Kapten, Ini Daftar Lengkap Struktur Timnas Anies - Cak Imin
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif
-
Nestapa Kelas Menengah Jelang Lebaran: Dompet 'Layu' Sebelum Hari Raya
-
BRI Life Perluas Jangkauan Asuransi Digital, Incar Segmen Ini
-
Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah
-
Profil PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Broker yang Diduga 'Goreng' Saham BEBS
-
Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang
-
Pemerintah Soroti Perlindungan Merek dan Inovasi UMKM Agar Bisa Naik Kelas
-
Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium
-
Tak Hanya Cari Profit, Bank Mandiri Berkomitmen Jadi Agen Pembangunan