Suara.com - Holding BUMN Jasa Survei atau IDSurvey lewat PT Surveyor Indonesia (PTSI) menyerahkan sertifikasi halal secara gratis ratusan UMKM. Setidaknya, ada 248 UMKM yang mendapatkan sertifikasi halal gratis yang merupakan binaan BUMN.
Artinya, BUMN membiayai program sertifikasi halal yang dilakukan oleh PTSI dalam rangka Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sehingga UMKM tidak membayar sepeser pun.
"Tahun lalu 249, sekarang turun satu, 248. Tapi insyaallah ke depan bisa memenuhi target pemerintah," ujar Direktur Komersial PTSI, Saifuddin Wijaya yang dikutip, Selasa (14/11/2023).
Dirinya melanjutkan, ratusan UMKM ini yang mendapatkan sertifikasi halal gratis sebelumnya mengikuti seleksi oleh BUMN. Saifuddin mengungkapkan, terdapat ada 62 ribu UMKM yang ikut seleksi, namun hanya 248 yang masuk dalam program tersebut.
"Ini disisir dari 62 ribu itu, kemudian tahun ini adalah 248, itu yang masuk dalam kriteria dan ada target pembiayaan yang dialokasikan. Insha Allah tahun depan bisa lebih besar lagi dan bisa memperbanyak jumlah industri UKM yang bisa disertifikasi halal," jelas dia.
Setelah terpilih, tutur Saifuddin, UMKM akan masuk dalam proses verifikasi sertifikat halal yang dimulai dari Maret 2023 sampai September 2023, atau sampai delapan bulan.
"Dari Maret 2023 dan selesai kan ada proses sosialisasi awareness-nya bagaimana mengelola konteks kehalalan-nya kemudian diverifikasi, kemudian sampai proses sertifikasi oleh kita kemudian disahkan oleh BPJPH," imbuh dia.
Sementara, Kepala LPH PTSI, Afrinal menambahkan, kebanyakan UMKM yang mendapatkan sertifikat halal berasal sektor makanan dan minuman, produk komestikam, serta produsen lemak minyak dan elmusi.
"Produknya makanan dan minuman, kosmetika, minuman, perbekalan rumah tangga," pungkas Afrinal.
Baca Juga: Perbandingan Gaji PNS vs Pegawai BUMN, Mana yang Lebih Besar?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Grab Siapkan Dana Jumbo untuk Bonus Hari Raya Jelang Lebaran 2026
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar