Suara.com - Kalibrasi.com, platform yang didukung oleh Ralali, mengumumkan langkah strategisnya dalam memperluas jangkauan layanan dari Calibration (C) ke Testing, Inspection, Certification, and Calibration (TICC) melalui kemitraan yang menjanjikan bersama TÜV NORD.
Kemitraan ini menandai dimulainya hubungan simbiosis antara platform teknologi terkemuka di Indonesia yaitu Ralali dan perusahaan global di bidang jasa TICC bernama TÜV NORD, untuk menyediakan layanan berstandar internasional guna memastikan kebutuhan keselamatan, keberlanjutan, kualitas, kesehatan, dan lingkungan bagi semua bisnis di Indonesia.
Kalibrasi berfungsi sebagai penghubung digital yang memenuhi kebutuhan bisnis di Indonesia secara seamless, menawarkan layanan dari TÜV NORD Indonesia.
Dengan fokus pada laboratorium, usaha besar, dan pemilik usaha UKM di sektor-sektor seperti manufaktur, makanan dan minuman, otomotif, gas dan minyak, kesehatan, serta layanan medis.
Tujuan Kalibrasi adalah meningkatkan pertumbuhan industri dengan memastikan kualitas dan sustainability dari produk, proses dan layanan. Langkah kolaborasi dengan Kalibrasi juga menjadi strategi untuk meningkatkan efisiensi bagi bisnis laboratorium antara lain, penghematan biaya pemasaran mereka, pertumbuhan pendapatan dengan menjangkau pasar baru, menciptakan lingkungan persaingan yang sehat serta memberikan peluang yang sama antar laboratorium.
“Tujuan kami adalah menjadi platform pilihan atau top-of-mind untuk layanan TICC, mendukung dunia usaha untuk mempertahankan standar tinggi dan mendorong kemajuan di industri masing-masing. Proposisi nilai yang unik terletak pada penyediaan platform yang menyatukan laboratorium dan bisnis, menyediakan layanan TICC yang komprehensif dengan harga yang kompetitif. Lebih dari itu, kami berharap kemitraan dengan TÜV NORD dapat mendukung Kalibrasi.com menjadi satu portal, tidak hanya untuk di Indonesia, melainkan juga untuk ekspansi ke pasar internasional di masa depan," ucap Joseph Aditya, CEO Kalibrasi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/11/2023).
Kemitraan ini tidak hanya memberikan dampak positif pada Kalibrasi tetapi juga menghasilkan perubahan yang signifikan bagi TÜV NORD dengan memperluas jangkauan digital mereka di Indonesia.
"Kerjasama dengan Ralali telah membawa dampak positif, mengubah bisnis model kami sebagai bagian dari strategi kolaborasi teknologi. Kami berterima kasih atas dukungan ini dan berharap bisnis ini terus berkembang, menghasilkan output yang diharapkan oleh kedua belah pihak," tambah Herdiansyah, Presiden Direktur TÜV NORD Indonesia.
Kalibrasi dan TÜV NORD bertujuan untuk bekerja secara mendalam dengan seluruh sektor di Indonesia, termasuk bagi bisnis baru yang ingin memasuki pasar Indonesia melalui pengujian dan sertifikasi produk, proses, dan layanan mereka.
Baca Juga: Raksasa Komunikasi Digital Global Bruce Clay Rambas Bisnis di RI
Didirikan pada tahun 2013, Ralali merupakan platform B2B online pertama dan terbesar di Indonesia. Ralali menghubungkan jutaan vendor dan UKM untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka.
Dengan misi membantu bisnis tumbuh menggunakan ekosistem bisnis digital. Ralali membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan memberikan solusi keuangan, solusi sumber daya manusia, solusi distribusi, penyediaan gudang, akses bisnis ke pemasok, dan dukungan logistik hanya dengan mengklik satu tombol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih
-
IHSG Sesi I: Selangkah Lagi 9.000, Sektor Energi Pimpin Reli Penguatan
-
Cadangan Devisa Indonesia Meroket Tembus Rp2.629 Triliun di Akhir Tahun 2025
-
Insentif Rumah Diperpanjang Purbaya, Menperin Ungkap Efeknya Bagi Industri
-
Bangkrut, OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Suliki Gunung Mas
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
Rupiah Masih Lemas, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
UU APBN 2026: Defisit Anggaran Dipatok 2,68% Tahun Ini
-
UU APBN 2026: Belanja Negara Tembus Rp 3.842 Triliun
-
UU APBN 2026 Akhirnya Terbit, Penerimaan Pajak Ditarget Rp 2.693 Triliun