Suara.com - Saham BRI atau BBRI jadi salah satu yang paling menarik perhatian investor jelang akhir tahun. Bahkan, dalam beberapa kali, BBRI menyentuh nilai tertinggi atau ATH (all time high) dalam setahun ini.
Berdasarkan penelusuran Suara.com, pada pertengahan tahun lalu, tepatnya di bulan Mei, saham BBRI mengalami peningkatan sebesar 0,45% ke angka Rp5,525 per lembar saham. Dengan angka tersebut nilai kapitalisasinya kokoh di angka Rp837,36 triliun.
Berapa Kali BBRI Sentuh ATH dalam Tahun 2023 Ini?
Mengalami fluktuasi yang cukup menarik selama tahun 2023 ini, saham BBRI masuk di Januari 2023 dengan angka Rp4,870. Mengalami sedikit penurunan di bulan Maret, trennya terus membaik di bulan September 2023 dengan menyentuh di angka Rp5,575 per lembar saham.
Per hari ini mengacu pada informasi yang dibagikan Bursa Efek Indonesia, harga per lembar saham ada di angka Rp5,525 per lembar saham.
Pada bulan Juli lalu, saham BBRI mencapai all time high, yakni di angka Rp5,750 per lembar saham. Angka ini naik sebesar 1,32% yang dapat dikatakan cukup signifikan jika dibandingkan dengan performa saham lain yang serupa di segmen tersebut.
Sebelum mencapai nilai puncak sejauh ini pada angka Rp5,750 per lembar saham, BBRI telah mencatatkan ATH beberapa kali di tahun 2023 ini. Berikut datanya.
- Pada Mei 2023, ATH untuk BBRI tercatat di angka Rp5,225 per unit saham, dan kembali meningkat ke angka Rp5,375 per lembar saham di bulan yang sama
- Pada Juli 2023, ATH untuk BBRI tercatat di angka Rp5,750 per lembar saham yang menjadi catatan tertingginya selama melantai di Bursa Efek
Diperkirakan pada akhir periode buku 2023 ini, saham BBRI akan kembali mencapai ATH sehingga banyak analis yang menyatakan saham ini menarik untuk dimiliki. Otomatis dengan peningkatan nilai sahamnya, dividen yang dibagikan pada para pemegang saham juga akan semakin besar.
Penopang Utama Lompatan IHSG
Baca Juga: 5 Keunggulan Tabungan BRI BritAma, Lengkap Fasilitasnya
Peningkatan harga saham BBRI sendiri juga dikatakan sebagai penopang utama lompatan yang terjadi di IHSG, ke level 7,100. Naiknya harga saham ini menjadi penggerak nomor satu yang memberikan kontribusi besar pada peningkatan nilai IHSG ini.
Proyeksi dari para analis menyebutkan bahwa saham BBRI masih akan terus mengalami peningkatan hingga akhir Desember 2023.
Namun demikian, artikel ini dibuat tidak bermaksud mengajak atau mempengaruhi kebijakan investasi pembaca. Keputusan sepenuhnya di tangan Anda sebagai investor.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Cara Transfer Saldo LinkAja ke BRI, Praktis dan Mudah
-
Kronologi Kericuhan Suporter PSIS Semarang vs PSS Sleman di Stadion Jatidiri
-
Syarat Jadi Nasabah BRI Prioritas, Berapa Saldo Minimal yang Harus Dimiliki?
-
Shayne Pattynama Dikabarkan Tinggalkan Viking FK, Klub BRI Liga 1 Jangan Berharap Banyak
-
5 Keunggulan Tabungan BRI BritAma, Lengkap Fasilitasnya
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri