Suara.com - BRI terus berinovasi meluncurkan fitur serta layanan untuk memudahkan nasabah serta mitra bisnisnya. Berikut terdapat penjelasan mengenai cara jadi merchant BRI.
Sebagai informasi, pelaku usaha atau calon merchant dapat mendaftar di kantor cabang BRI, website, hingga aplikasi BRImo. Anda perlu pergi ke customer service di kantor cabang BRI untuk melengkapi syarat dan pengisian formulur pendaftaran merchant.
Agar tak repot, Anda juga dapat mendaftar jadi merchant BRI melalui website resmi dan aplikasi BRI mobile (BRImo). Klik LINK INI untuk mendaftar melalui website resmi BRI.
Saat link diklik, Anda langsung diarahkan untuk melengkapi syarat dan mengisi formulir. Calon merchant juga dapat memilih salah satu atau lebih dari satu produk merchant.
Beberapa produk merchant termasuk EDC + QRIS Dinamis, QRIS Statis, dan Online Acquiring BRI. Berikut data yang harus diisi apabila Anda ingin menjadi merchant BRI:
- Data Pemilik Usaha
- NIK Pemilik Usaha
- Kode Pos
- Alamat Lengkap
- Unit Kerja BRI Terdekat
- Nomor Ponsel
- Jenis Usaha
- Omzet Rata-rata per Bulan
Salah satu produk yang ada merupakan EDC Merchant. Dikutip dari laman resmi perusahaan, Mesin Electronic Data Capture (EDC) dapat digunakan untuk menerima transaksi pembayaran dengan menggunakan Kartu Debit, Kartu Kredit, Kartu BRIZZI, serta QRIS yang tentunya memudahkan transaksi, lebih cepat, dan terjaga keamanannya. Syarat untuk pembukaan EDC Merchant adalah:
- Pembukaan rekening (tabungan/Giro)
- Mengisi formulir pembukaan rekening di cabang
- Isi identitas diri (melampirkan dokumen identitas diri berupa: KTP, NPWP, dan SIUP)
- Dokumen Kerja (sertifikat kepemilikan/surat keterangan sewa tempat usaha)
- Akta (akta pendirian/anggaran dasar)
BRI memberikan inovasi untuk memudahkan calon merchant dalam mendaftar. Calon merchant tak perlu repot ke kantor cabang karena mereka dapat mendaftarkan diri melalui aplikasi BRImo. Pemilik usaha bisa mengunjungi fitur "Jadi Merchant BRI" di aplikasi BRImo dengan beberapa langkah praktis. Mereka bakal memperoleh kemudahan dalam proses pemasangan produk acquiring BRI seperti EDC + QRIS Dinamis, QRIS Statis, dan Online Acquiring BRI.
Seperti diketahui, banyak manfaat dan keuntungan yang bisa didapatkan saat menjadi merchant BRI. Mulai dari kemudahan transaksi sesuai kebutuhan merchant dengan menggunakan fasilitas EDC Android, QRIS, sampai dengan akseptasi pembayaran secara online baik yang sudah memiliki website, maupun belum (payment link).
Selain itu, menjadi merchant BRI turut meningkatkan sirkulasi keuangan yang disebabkan pilihan transaksi tunai dan transaksi menjadi merchant BRI. Ditambah lagi, dengan menjadi merchant BRI akan meningkatkan daya saing dibanding merchant lain yang ada di sekitarnya karena dapat melayani transaksi non tunai sehingga tanpa perlu ribet mengurus kembalian tunai.
Baca Juga: 5 Penyebab Kartu ATM Tertelan, Nasabah BRI Wajib Tahu
Sebagai merchant BRI dapat menerima semua jenis pembayaran, mulai dari Kartu Debit dan Kartu Kredit berlogo Visa, Mastercard, JCB dan private label BRI (GPN), Kartu BRIZZI, QRIS dan online acquiring. Berikut cara mendaftar menjadi merchant BRI melalui aplikasi BRImo:
- Buka aplikasi BRImo
- Isi Username dan Password
- Pilih menu "Lainnya" > klik "Jadi Merchant"
- Anda akan dihubungkan langsung ke website pendaftaran pada halaman jadimerchant.bri.co.id atau scroll ke bawah menu "Produk BRI"
- Saat berada di website, klik "Daftar Sekarang" dan pilik produk merchant
- Pastikan Anda sudah mempunyai rekening BRI dan isi data diri
- Klik "Daftar Merchant"
Berikut ringkasan langkah terkait cara jadi merchant BRI:
- Siapkan persyaratannya (sudah disebutkan di atas seperti NIK, rekening BRI, dan data pemilik usaha)
- Daftar melalui kantor cabang, website, atau aplikasi BRImo
- Tunggu dalam kurun waktu 14 hari setelah pengajuan pendaftaran. Tim BRI akan menghubungi Anda apabila persyaratan terpenuhi dan data sudah lengkap
Itulah tadi penjelasan mengenai cara jadi merchant BRI, mudah sekali bukan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran
-
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI
-
Nilai Tukar Rupiah Masih Ungguli Dolar AS, Ditutup ke Level Rp 16.782/USD
-
IHSG Menguat Tipis, Emiten Tambang Emas Berjaya
-
GenKBiz Surabaya, Komitmen KB Bank Cetak Wirausaha Muda Inovatif Berbasis ESG
-
Bulog Klaim Margin 7% Bukan Tambah Cuan, Tapi Kompensasi
-
Kemenkeu Terbitkan SBN Pertama 2026, Incar Dana Rp 25 Triliun
-
Boy Thohir Mau Cari Cuan di Bursa Hong Kong Lewat Rencana IPO EMAS
-
Merger Grab - GoTo Tersandung Saham Telkomsel, KPPU Belum Terima Notifikasi
-
Cara Menukarkan Uang Rusak Akibat Bencana ke Bank Indonesia