Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menyiapkan strategi hingga langkah antisipasi terhadap serangan siber hingga aksi penipuan nasabah. Apalagi, aksi penipuan nasabah kini juga bermacam-macam dan lebih canggih, seperti modus tarif transaksi hingga undangan pernikahan.
Divison Head Information Security BRI Muharto mengungkapkan, digitalisasi di perbankan memang terus berkembang, bahkan di BRI sendiri. Dia menyebut, transaksi digital di BRI juga terus tumbuh.
Adapun, lewat super app BRImo, perseroan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 2.984,2 triliun di kuartal III/2023. Angka itu 65,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Akan tetapi, di balik digitalisasi teknologi pasti ada tantangannya. Mengenai fraud, ada modus kenaikan tarif jasa di SMS, penerimaan kurir, undangan pernikahan, hingga e-tilang," ujarnya dalam sebuah Talkshow yang dikutip, Senin (11/12/2023).
Namun demikian, Muharto meminta nasabah BRI tidak khawatir. Pasalnya, BRI telah memiliki sejumlah pertahanan dan strategi agar para nasabah tidak menjadi korban aksi penipuan tersebut.
"Ada tools teknologi yang dipakai. Jadi, dalam pengembangan aplikasi, unsur security sudah nimbrung di situ," jelas dia.
Kemudian, untuk menguatkan sistem keamanannya, BRI mengunakan application programming interface (API). Sehingga, nasabah aman melakukan transaksi tanpa harus khawatir.
Selain itu, BRI juga memberikan beberapa layer pada keamanan transaksi dengan menerapkan mobile one time password (OTP). Selanjutnya, BRI juga bisa mendeteksi jika terjadi kecurangan atau fraud dalam transaksi nasabah.
Tentunya, semua pengamanan ini sejalan dengan aturan-aturan yang berlaku di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Baca Juga: Resmi Ditutup, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 Catatkan Business Matching Senilai Rp1,26 Triliun
"Kalau ada kena, satu atau dua langsung di-cut," pungkas Muharto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara
-
Pembangunan 600 Huntara di Aceh Tamiah Rampung, Bisa Dihuni Korban Banjir
-
Diizinkan DPR, Purbaya Bakal Cawe-cawe Pantau Anggaran Kementerian-Lembaga 2026