Suara.com - PT Purinusa Jayakusuma merasa optimis sektor properti akan gemilang di tahun politik tahun 2024 mendatang. Pengembangan perumahan ini yakin proyek huniannya terserap konsumen pada tahun 2024.
Managing Director Purinusa Group, Christine Rai Santoso mengatakan, hal ini bisa dilakukan dengan fokus pada pasar dan melakukan banyak inovasi maupun strategi yang tepat sehingga perusahaan bisa terus bertumbuh dan mencapai berbagai rencana pengembangan bisnis sejak sebelum hingga situasi pandemi.
"Selama 30 tahun lebih kiprah kami di bisnis properti selalu mendorong inovasi dan kerja keras untuk mewujudkan komitmen yang telah dijalankan selama ini. Inovasi yang kami wujudkan dalam bentuk produk-produk properti berkualitas akan terus dihadirkan untuk memenuhi ekspektasi masyarakat," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (27/12/2023)
Kekinian, Christine mengungkapkan, Purinus telah berhasil memasarkan 20 ribuan unit rumah yang tersebar di 11 proyek perumahan serta area komersial. Untuk tingkat hunian sendiri, Purinusa Group telah melakukan serah terima lebih dari 95% unit terjual.
Salah satu penerapan inovasi itu bisa dilihat di pengembangan kawasan perumahan Aryana Karawaci. Dikembangkan secara bertahap diatas lahan seluas 26 hektar yang mulai dikembangkan sejak tahun 2016.
Salah satu track record terbaik dari Purinusa Group yakni sukses memasarkan tiga klaster yakni Prima, Megah dan Surya.
"Cluster Prima 210 unit dan Cluster Megah dengan total 151 unit, dipasarkan Maret tahun 2022 lalu yang dibanderol dengan harga mulai dari satu miliaran sukses terjual habis," kata Sianna Sutinah Rustanto, Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma
Di penghujung tahun 2023, PT Purinusa Jayakusuma, kembali memperkuat reputasinya sebagai pengembang terpercaya dengan memperkenalkan proyek terbarunya, Purinusa Kembangan, di Jakarta Barat.
Dengan luas lahan mencapai 6.000 m2, Purinusa Kembangan dibangun dengan konsep perumahan modern dan premium, menawarkan 49 unit hunian eksklusif yang memadukan desain minimalis dengan teknologi mutakhir.
Baca Juga: Dear Investor! Asing Sebut Pasar Saham RI Bakal Terguncang Pada Pemilu 2024
"Purinusa Kembangan lokasinya sangat unggul karena dikelilingi berbagai fasilitas, seperti sarana pendidikan, fasilitas olahraga, pusat belanja yang berada dalam radius 10 sampai 15 menit. Kami memaksimalkan efisiensi dan kenyamanan penghuni kawasan," ucap Andre Utama, Chief Marketing Officer Purinusa Kembangan.
Andre menjelaskan, untuk tahap awal Purinusa Kembangan, Jakarta Barat akan dibangun 49 unit, yang akan dilakukan dalam dua fase pengembangan.
Untuk fase pertama, kata dia, akan dibangun sebanyak 25 unit rumah. Dua tipe unit dibangun, yakni 19 unit dua lantai dan 6 unit 3 lantai dengan luas tanah mulai 60 sampai 250 meter persegi dan luas bangunan 100 sampai 140 meter persegi.
"Rumah-rumah di fase pertama kami pasarkan dengan harga mulai dari Rp2,2– 3,6 miliaran. Kami targetkan sold out pada kuartal kedua 2024," jelas Andre.
Sementara, untuk fase kedua akan dibangun 24 unit dengan tipe hunian 2 lantai dan 3 lantai dengan luas tanah dan bangunan yang kurang lebih sama
"Untuk fase kedua ini kita targetkan terjual habis di kuartal 4 tahun 2024," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI