Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menggencarkan program Laku Pandai untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia lewat BRILink.
Hingga paruh pertama Tahun 2023 BRI mencatat jumlah agen BRILink mencapai 666 ribu agen lebih yang tersebar diseluruh Indonesia.
BRILink telah memberikan akses layanan perbankan kepada masyarakat unbanked dan underbanked. Hingga periode tersebut, BRILink telah melayani lebih dari 100 juta nasabah dengan total transaksi mencapai Rp1.400 triliun.
BRILink merupakan layanan perbankan tanpa kantor yang memanfaatkan agen sebagai perpanjangan tangan bank.
Agen BRILink dapat memberikan berbagai layanan perbankan, seperti pembukaan rekening tabungan, tarik tunai, transfer, pembayaran, dan pembelian.
Untuk menjadi agen BRILink, persyaratannya cukup mudah, yaitu memiliki surat keterangan legalitas usaha, memiliki sumber penghasilan, dan telah menjadi nasabah BRI.
BRI berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah agen BRILink untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di Indonesia. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati manfaat layanan perbankan dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM