Outlook 2024, Potensi Aset Kripto Bisa Bertumbuh
Tahun 2023 dinilai sebagai tahun penuh tantangan bagi pasar keuangan dan investasi, termasuk harga kripto.
Robby, Chief Compliance Officer (CCO) Reku, mengatakan, di tahun ini, isu mengenai plaftom exchange ilegal menjadi pertanyaan besar, karena mengandung risiko keamanan bagi investor. Alasannya, tingginya pajak sehingga membuat investor banyak memilih aplikasi atau platform yang tidak terdaftar.
Robby yang juga Ketua Umum Aspakrindo-ABI mengatakan, untuk menjawab tantangan tersebut, pihaknya bersama asosiasi aktif bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dengan Bappebti dan bursa untuk menanggulangi exchange ilegal.
Namun ada tantangan lain yang membuat pasar keuangan dan investasi agak tersendat, yaitu layanan aset kripto yang masih terbatas pada spot trading. Minimnya pilihan layanan dalam industri kripto dikhawatirkan bakal berpengaruh pada appetite atau keinginan investor.
“Maka Reku berupaya merekomendasikan perluasan jenis produk dan layanan di industri kripto agar dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat berinvestasi kripto,” kata Robby lagi.
Meski demikian, sepanjang tahun ini, Reku memiliki pertumbuhan volume transaksi jual beli aset kripto hingga dua kali lipat. Selain itu, volume transaksi fitur staking juga melonjak hingga 150 persen selama kuartal ketiga tahun 2023.
Berdasarkan data Bappeti, industri kripto mengalami pertumbuhan, yang mana per November 2023, pelanggan aset kripto yang terdaftar mencapai 18,25 juta orang, dengan rata-rata pertumbuhan setiap bulannya mencapai 437.900 pendaftar sejak Februari 2021. Kemudian nilai transaksi periode Januari hingga Oktober 2023 mencapai Rp104,9 triliun.
Untuk tahun 2024, kata Robby, pasar kripto bakal menunjukkan performa yang positif, dan harga Bitcoin yang merupakan aset kripto terpopuler meningkat hingga 175 persen sejak Januari 2023. Ini bisa menunjukkan potensi pertumbuhan aset kripto bisa terus tumbuh. Masyarakat pun bisa melakukan pilihan diversifikasi investasi ke instrumen yang berpeluang tumbuh positif.
Baca Juga: Indonesia 10 Besar Negara Kripto Terbesar di Dunia, Transaksi Lebih dari Rp100 Triliun
Berita Terkait
-
Prediksi Harga Kripto SOL Tahun 2024, Kembali Kalahkan Bitcoin dan Ethereum?
-
9 Rencana Investasi Raffi Ahmad, Muncul Pro dan Kontra saat Ingin Membangun Beach Club di Gunung Kidul
-
Argentina Resmi Legalkan Transaksi dengan Bitcoin dan Mata Uang Kripto Lain
-
Indonesia 10 Besar Negara Kripto Terbesar di Dunia, Transaksi Lebih dari Rp100 Triliun
-
Gibran Sebut Kripto saat Debat Cawapres, Layak Disebut Investasi atau Tidak?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman