Suara.com - Berkat bazar beras murah yang diselenggarakan relawan Ganjar-Mahfud Nusa Tenggara Barat (NTB), warga Dusun Petikus Daye, Desa Aik Bukaq, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah kini bisa bernapas lega.
Sebab, mereka bisa mendapatkan bahan pokok murah di tengah lonjakan harga jelang natal dan tahun baru (nataru).
Humdarwatun, salah satu warga Desa Aik Bukaq mengatakan kenaikan harga bahan-bahan pokok termasuk beras membuat masyarakat kesulitan. Di pasaran saat ini, harga beras berkisar Rp14.000/kilogram.
"Khusus untuk beras udah beberapa bulan ini kan sangat melonjak sekali, yang semula kan harganya Rp10.000 per satu kilogram tapi sekarang sudah rata-rata Rp14.000 untuk yang satu kilogram," ucap Humdarwatun, ditulis Kamis (28/12/2023).
Perempuan berusia 34 tahun ini bersyukur hadirnya bazar beras murah dari loyalis Ganjar-Mahfud. Meskipun murah, beras yang didapatkan kualitasnya bagus.
Bazar ini membantu masyarakat untuk meningkatkan daya beli serta menekan pengeluaran belanja bahan pokok yang kini tengah meroket.
"Alhamdulillah seneng masyarakat di sini sangat antusias sekali menerima bantuan bazar. Rata-rata masyarakat di sini khususnya di Petikus Daye rata-rata mereka beli beras semua," kata dia.
Koordinator Relawan Ganjar-Mahfud NTB, Alwin Frandos menjelaskan pihaknya menyediakan 200 kilogram beras untuk dijual kepada masyarakat Lombok Tengah dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp10.000 per dua kilogram.
Kegiatan bazar bahan pangan murah ini terinspirasi dari komitmen pasangan Ganjar-Mahfud untuk menjamin ketersediaan pangan dengan harga yang nyaman di kantong rakyat.
Baca Juga: Viral Pria Bertelanjang Dada Mandi Beras di Gudang, Begini Penjelasan Bulog
"Itu kan karena di bulan ini kan harga bahan pangan semua pada naik, jadi kita relawan Ganjar inisiatif buat buka bazar murah, bazar berupa beras harganya Rp10.000 dapet dua kilo. Terus untuk ke depannya kita akan adakan kegiatan yang lebih nyata lagi (untuk masyarakat)," jelas Alwin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik