Suara.com - Raksasa investasi, BlackRock baru-baru ini mencaplok 11.500 Bitcoin setelah persetujuan ETF Bitcoin spot pada 10 Januari 2024. Jumlah Bitcoin milik BlackRock kini setara dengan total Bitcoin yang diproduksi dalam kurun waktu 13 hari.
Untuk diketahui, aplikasi ETF Bitcoin spot BlackRock, yang dikenal sebagai iShares Bitcoin Trust (IBIT) saat ini mengelola 25% dari total volume perdagangan ETF dalam dua hari pertama setelah resmi diperdagangkan Kamis (11/1/2024) pekan lalu.
Waspada Krisis BTC
Akusisi Bitcoin masif yang dilakukan BlackRock dikhawatirkan berdampak pada krisis pasokan Bitcoin, mengingat rata-rata penambangan harian hanya sekitar 900 Bitcoin.
Dikutip dari Coinvestasi, diperkirakan 46.000 BTC telah diserap dalam dua hari oleh ETF Bitcoin spot, yang setara dengan 23.000 BTC per hari, sebuah angka yang sekitar 25,5 kali lipat dari produksi harian Bitcoin.
Meskipun kekhawatiran mengenai krisis pasokan timbul, InvestAnswers menyimpulkan dengan pandangan yang optimis.
Penyerapan besar oleh ETF AS, ditambah dengan permintaan tambahan dari investor ritel dan ETF global lainnya, memiliki potensi menjadi faktor penting yang mendukung kenaikan harga BTC.
Ada kemungkinan bahwa efek transaksi Bitcoin yang dilakukan oleh BlackRock tidak akan langsung terlihat oleh masyarakat umum.
Sebagai sebuah perusahaan manajemen investasi dengan aset kelolaan yang besar, BlackRock seringkali melakukan perdagangan over-the-counter (OTC), yang biasa disebut sebagai black pool, sebagai strategi untuk mengurangi volatilitas pasar.
Baca Juga: Harga Bitcoin Diprediksi Mampu Tembus US$50.000, Faktor Pendukungnya Sudah Muncul
Pendekatan ini memungkinkan lembaga keuangan untuk memperoleh Bitcoin dalam jumlah besar tanpa menyebabkan perubahan harga yang signifikan di pasar terbuka.
Arus Perdagangan ETF Bitcoin Naik Signifikan
Setelah disetujui sebagai ETF Bitcoin spot, dua sesi perdagangan awal pada 11 dan 12 Januari 2024 mencatatkan arus masuk yang mencolok senilai US$1,4 miliar.
Peningkatan awal ini didominasi oleh iShares Bitcoin Trust (IBIT) BlackRock dengan total aliran dana sebesar US$497,7 juta, diikuti oleh Fidelity Advantage Bitcoin ETF (FBTC) dengan penerimaan dana sebesar US$422,3 juta.
Bitwise (BITB) juga berhasil menarik investasi sejumlah US$237,90 juta. Di sisi lain, Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), sebagai produk yang sudah ada sebelumnya, mengalami arus keluar dana sekitar US$579 juta, sebagian besar karena investor lebih memilih ETF Bitcoin baru yang memiliki biaya lebih rendah.
Meskipun demikian, GBTC tetap menjadi salah satu pemegang Bitcoin terbesar dengan total aset yang dikelolanya mencapai lebih dari US$27 miliar.
Berita Terkait
-
Mengenal ETF Bitcoin Spot dan Dampaknya Terhadap Bursa Kripto
-
SEC Klarifikasi Persetujuan ETF Bitcoin Spot yang Tersebar di Media Sosial
-
BlackRock PHK 600 Karyawan, Bosnya: Industri Ini Bergerak Lebih Cepat
-
Harga Bitcoin Bisa Tembus Rp3,1 Miliar Tahun 2025, ETF BTC Penentunya
-
Harga Bitcoin Diprediksi Mampu Tembus US$50.000, Faktor Pendukungnya Sudah Muncul
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income
-
Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?
-
Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat
-
BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM
-
Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan
-
Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe
-
5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko
-
Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?
-
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026
-
Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week