Suara.com - Bukan kali pertama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) hadir di tengah-tengah nasabah PNM Mekaar yang merupakan kelurga pra sejahtera. Kehadiran RI 1 menyapa 2.500 ibu-ibu nasabah dan 750 tenaga pendamping (Account Officer) begitu meriah di Stadion Gemilang Kabupaten Magelang, Magelang, Jawa Tengah, pada pagi ini Senin, (29/1/2024).
Pekik teriakan bercampur haru dan antusias atas kehadiran Jokowi di tengah kerumunan ibu-ibu nasabah Mekaar. Presiden datang dan langsung menghampiri serta menyapa ibu-ibu nasabah, Jokowi disambut hangat setelah kunjungannya terakhir di tahun 2019 di hadapan nasabah Mekaar.
Arief Mulyadi menjelaskan bahwa PNM sampai hari ini telah melayani 19,7 juta nasabah dan 15,2 juta di antaranya aktif menjadi nasabah PNM Mekaar. Arief juga menegaskan PNM melalui program Mekaar telah tersebar di 35 provinsi, 432 kabupaten dan 6.018 kecamatan.
“Sejak Bapak mempercayai dan mengamanahi kami untuk melaksanakan program ini, sudah 19,7 juta perempuan Indonesia yang bisa kami biayai dan kami dampingi Dari jumlah ini 15,2 juta masih aktif sampai hari ini bersama kita,” papar Direktur Utama PNM Arief Mulyadi.
Arief menegaskan bergabungnya PNM dalam Sinergi Holding Ultra Mikro (UMi) bersama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (Persero) dan PT Pegadaian juga telah mendorong hingga 1,2 juta nasabah naik kelas.
“Kami sangat terbantu untuk menaikkan kelas usaha ultra mikro menjadi naik kelas dengan bergabungnya kami pada Sinergi Holding Ultra Mikro. PNM ini yang paling muda, BRI dan Pegadaian kakak-kakak kami sangat membantu kami menaikkan kelas usaha ultra mikro yang kami dampingi” tegas Arief.
Menjadi kunjungan pertama setelah 4 tahun lalu, Jokowi sangat apresiasi pencapaian PNM yang mencapai telah mencapai target pada 2023 lalu.
“Mungkin lebih dari 4 tahun saya tidak berjumpa dengan nasabah PNM Mekaar, dan hari ini di 2024 yang pertama berjumpa adalah nasabah dari Kabupaten Magelang,” Ucap RI 1 ini.
Berpesan kepada nasabah PNM Mekaar, Jokowi ingatkan untuk menjadi pengusaha yang baik dengan rutin membayar angsuran. Ia katakan saat ini kinerja PNM Mekaar terjaga dengan baik artinya nasabah PNM adalah nasabah yang sangat disiplin.
Baca Juga: 20 Menit Makan Bakso Bareng Prabowo di Magelang, Jokowi Habiskan Teh Manis
Jokowi dalam kesempatan ini sangat menekankan pada tiga sikap penting yang harus dijaga oleh nasabah Mekaar. Tiga sikap penting ini adalah jujur, disiplin dan kerja keras.
“Jadi kunci suksesnya adalah tetap jujur, disiplin dan kerja keras Ibu-Ibu,” tegas Jokowi.
Jokowi menekankan dengan bekerja keras, maka hasilnya akan dapat dipetik 3 atau 5 tahun yang akan datang. Dengan bekerja keras maka kesuksesan akan dapat diraih. Jokowi sampaikan bagi yang sukses usahanya dan ingin menambah modal nasabah PNM yang naik kelas bisa pinjam ke BRI sesuai kebutuhan.
“Bagi nasabah PNM yang usahanya tambah maju bisa pinjam ke BRI sampai milyaran disesuikan dengan kebutuhan dan kemampuan usahanya” ujar Jokowi.
Bergabungnya PNM dalam Sinergi Holding Ultra Mikro telah membantu memperluas layanan PNM dan pola ini harus tetap dijalankan agar lebih banyak masyarakat yang menjadi nasabah PNM yang ujungnya terjadi peningkatan kesejahteraan dan membantu menaikkan perekonomian nasional.
Berita Terkait
-
KPU Yakin Presiden Jokowi Akan Kirim Surat Cuti untuk Berkampanye
-
Kritisi Pernyataan Bagja, Jarnas Gamki Gama Desak Bawaslu Panggil Jokowi Dugaan Pose 2 Jari
-
Ragukan Jokowi Pose 2 Jari, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja Terancam Dilaporkan ke Bawaslu
-
Usai Nge-Bakso Bareng Prabowo, Ditanya Soal Kapan Mulai Kampanyein Gibran? Begini Jawaban Jokowi
-
Berapa Harga Bakso yang Dimakan Jokowi dan Prabowo Subianto di Magelang?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI