Suara.com - Calon presiden 01, Anies Baswedan berjanji akan merevisi Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja jika ia terpilih jadi presiden.
Menurut dia, omnibus law justru menyebabkan penderitaan bagi sejumlah kelompok pekerja, terutama bagi mereka yang bekerja dengan sistem kemitraan atau outsourcing.
Anies juga menyebut, masalah omnibus law ada pada dampak signifikan yang dirasakan oleh kelompok pekerja dengan pola kemitraan ini akibat adanya omnibus law.
"Masalah pekerja outsourcing adalah salah satu bukti bahwa omnibus law ini bermasalah," ujar Anies saat berbicara dalam acara Desak Anis dan Slepet Imin di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (29/1/2024).
Selain itu, ia juga mengatakan, omnibus law terjadi karena setiap pembuatan kebijakan selalu bergantung pada keputusan pemerintah pusat. Menurutnya, pola aturan seperti ini menjadikan omnibus law menjadi kontroversial dan melanggar prinsip keadilan.
"Adanya hubungan antara kewenangan pusat, provinsi, dan daerah yang semuanya diserahkan kepada pusat, namun dalam implementasinya justru menimbulkan banyak masalah," paparnya.
Selama tiga tahun penerapan omnibus law, kata dia, banyak hal yang perlu diperbaiki. "Selain masalah yang terkait dengan hubungan industrial, terdapat aspek-aspek lain di dalamnya yang perlu diperbaiki," tambah Anies.
Sementara itu, Muhaimin Iskandar, calon wakil presiden nomor urut 1, menambahkan bahwa omnibus law perlu direvisi karena hingga saat ini belum terlihat manfaat yang didapat setelah aturan tersebut disahkan.
Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, juga mengakui bahwa partainya turut berkontribusi dalam pengesahan omnibus law, namun dia menegaskan bahwa aturan tersebut akan menjadi prioritas utama untuk direvisi jika terpilih nanti. "Omnibus law termasuk dalam prioritas untuk direview," tegasnya.
Baca Juga: Ungkap Upaya Hipnotis Menang Pilpres Satu Putaran, Cak Imin Sindir Kubu Prabowo?
Berita Terkait
-
Ramai Digaungkan di Media Sosial, Apa Itu Gerakan Salam 4 Jari?
-
Cak Imin: Akhir-akhir Ini Banyak Sekali Kriminalisai ke Jurnalis
-
Anies Sindir Ada Paslon Bayar Pendukung Biar Kumpul: Kalau Saya Cuma Kasih Harapan
-
Ngakak! Konten Kreator Willie Salim Bikin Video Parodi Anies, Prabowo dan Ganjar
-
Ungkap Upaya Hipnotis Menang Pilpres Satu Putaran, Cak Imin Sindir Kubu Prabowo?
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang
-
IHSG Tembus Level 6.000, DSSA dan BUMi Jadi Jagoan
-
Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI
-
Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG
-
Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN
-
Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat
-
Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?
-
Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat
-
Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite
-
Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor