“Prof. Chairy memimpin President University ketika Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari pandemi Covid-19. Jadi, situasinya masih sangat berat. Meski begitu President University terbukti mampu bertahan, dan bahkan pada tahun ajaran 2023 mampu menerima lebih dari 2.300 mahasiswa baru. Ini jumlah mahasiswa baru terbanyak dalam sejarah President University,” ungkap Prof. Budi Susilo.
Selain itu, menurut Prof. Budi Susilo, selama tahun 2022-2023, President University juga berhasil mendirikan Fakultas Kedokteran dan membuka beberapa program studi baru.
“Itu capaian yang luar biasa,” tegasnya.
Ke depan, Prof. Budi Susilo berharap rektor baru President University untuk terus menambah kegiatan ekstrakurikulernya melalui berbagai klub kemahasiswaan.
“Misalnya, klub musik sebagai bibit pembentukan orkes simponi President University, klub golf, tenis, dan berbagai kegiatan olahraga lainnya,” papar Prof. Budi Susilo.
Ia juga menegaskan bahwa President University mungkin satu-satunya universitas yang mengajarkan olahraga golf kepada mahasiswanya.
Lanjut Prof. Budi Susilo, “President University juga perlu mendorong mahasiswanya untuk membentuk klub-klub yang mau membantu masyarakat jika terjadi bencana.”
Selain itu, menurut Prof. Budi Susilo, hal lain yang perlu terus ditingkatkan adalah mendorong mahasiswa untuk berinteraksi baik dengan masyakat sekitar dan masyarakat internasional.
Dalam pesannya Prof. Budi Susilo juga menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan di setiap institusi adalah hal yang lumrah, seraya sekaligus memberikan tantangan tersendiri.
Baca Juga: Presuniv Ikut Promosikan Kerja Sama China-ASEAN dan China-Indonesia
“Seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini perubahan bergulir menjadi semakin cepat. Kondisi semacam ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi setiap institusi, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpinnya. Itu sebabnya setelah dilantik tugas utama dan pertama seorang pemimpin adalah menyiapkan penggantinya,” kata Prof. Budi Susilo. Hanya dengan cara seperti itu, lanjutnya, setiap organisasi dapat terus bertahan dan tumbuh secara berkelanjutan.
Go Global
Saat memberikan sambutan pada acara serah terima jabatan, Prof. Chairy menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada SD Darmono, segenap pengurus yayasan, para wakil rektor, dekan, ketua program studi, serta seluruh dosen dan staf, dan segenap stakeholders atas dukungannya.
“Berkat kerja sama dan dukungan semua pihak, President University mampu melewati masa-masa sulit, dan kini terus tumbuh dan berkembang,” ucapnya. Katanya lagi, “Kerja sama yang kompak dan solid semacam ini harus terus dipertahankan.”
Pada pidato pelantikannya, Handa Abidin menguraikan lebih detail tentang keinginannya menjadikan President University ikut berperan dalam diplomasi dan meraih devisa melalui bidang pendidikan. Katanya, “Ke depan kami ingin jumlah mahasiswa asing di President University meningkat menjadi sekitar 30%.” Dengan semakin banyaknya jumlah mahasiswa asing yang kuliah di President University, lanjut dia, “Upaya kami untuk melakukan diplomasi luar negeri dan meraih devisa melalui bidang pendidikan menjadi lebih terbuka.”
Mahasiswa-mahasiswa yang asing yang kuliah di President University, kata Handa, setelah lulus dan kembali ke negaranya, dapat menceritakan pengalamannya tentang Indonesia. “Mereka ini bisa menjadi duta Indonesia di luar negeri,” tegasnya. Saat ini ada mahasiswa asing dari 23 negara yang kuliah di President University.
President University, ungkap Handa, sebenarnya sudah memiliki sejarah yang panjang dalam soal ini. “Sejak tahun pertama perkuliahan, yakni tahun 2002, sudah banyak mahasiswa asing yang kuliah di President University,” katanya.
Agar lebih banyak lagi mahasiswa asing yang kuliah di sini, papar Handa, President University harus lebih Go Global. Untuk itu beberapa langkah yang sudah ia rencanakan. Pertama, President University harus menjalin lebih banyak lagi kerja sama dengan berbagai institusi internasional. “Institusi ini bisa perguruan tinggi, perusahaan-perusahaan multinasional, atau berbagai organisasi lainnya,” papar Handa.
Kedua, harus lebih banyak lagi program studi di President University yang terakreditasi internasional. Ketiga, President University harus masuk dalam peringkat yang diterbitkan oleh berbagai lembaga pemeringkatan internasional.
“Upaya untuk mewujudkan hal tersebut saat ini terus kami lakukan,” ungkapnya.
Digitalisasi
Hal lain yang menjadi perhatian Handa adalah soal urgensinya digitalisasi. Katanya, saat ini mahasiswa baru President University berasal dari Generasi Z. “Mereka ini generasi yang sejak kecil sudah akrab dengan berbagai peranti digital, atau biasa disebut dengan digital native. Agar bisa melayani mereka dengan lebih baik, digitalisasi dan penguatan Artificial Intelligence di President University menjadi keharusan. Ini baik dalam proses belajar mengajar maupun berbagai aspek lainnya,” paparnya.
Handa lahir di Jakarta tahun 1985. Jika merujuk Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, di antara seluruh rektor di Indonesia yang menjabat hingga 31 Januari 2024, yang perguruan tingginya terakreditasi A atau Unggul dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi, Handa adalah rektor dengan usia termuda. Ketika ditunjuk menjadi Rektor President University, usia Handa adalah 38 tahun.
Handa menyelesaikan pendidikan S1-nya di Fakultas Hukum, Universitas Indonesia. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2-nya di George Washington University Law School, Amerika Serikat, dan S3-nya di University of Edinburgh, United Kingdom. Handa bergabung di President University sejak tahun 2016 dengan posisi sebagai Wakil Rektor.
Posisi terakhirnya adalah sebagai Wakil Rektor bidang Akademik.
Selain juga menjadi dosen di Program Studi Hukum, Fakultas Humaniora, President University, Handa adalah seorang advokat. Bidang keahliannya adalah dalam hukum bisnis dan hukum internasional. Saat ini Handa juga menjadi anggota Komisi Etik di Asosiasi FinTech Pendanaan Bersama Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio
-
BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target
-
Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP
-
Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online
-
Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah
-
Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI
-
Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam
-
Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis
-
IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya