Suara.com - Kabar pemblokiran sementara atau dikenal dengan istilah automatic adjustment pada anggaran kementerian dan lembaga sudah banyak diketahui orang. Keputusan ini diambil pada Desember 2023 lalu, dan membuat banyak orang penasaran bagaimana isi lengkap surat blokir anggaran Rp50,14 triliun yang ditandatangani Sri Mulyani ini.
Anggaran yang diblokir tentu tidak sedikit dan berpengaruh pada aktivitas kementerian dan lembaga terkait. Ini mengapa banyak orang yang penasaran pada keputusan tersebut.
Poin Penting Surat Blokir Anggaran
Meski tidak dapat disajikan secara lengkap, namun secara garis besar isi dari surat tersebut adalah sebagai berikut.
- Pertama, mempertimbangkan kondisi geopolitik global, dipandang perlu melanjutkan kebijakan automatic adjustment dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2024
- Kedua, sumber anggaran yang diblokir adalah dari dana Rupiah Murni
- Ketiga, terkait dengan kegiatan yang diprioritaskan untuk dilakukan automatic adjustment adalah belanja barang, belanja modal, dan kegiatan yang saat ini sudah diblokir (kegiatan yang tidak mendesak, diutamakan berasal dari 10 akun belanja barang)
- Keempat, anggaran yang dikecualikan pada kebijakan ini adalah belanja bantuan sosial, belanja terkait tahapan pemilu, belanja terkait IKN, belanja untuk pembayaran kontrak tahun jamak, belanja untuk pembayaran ketersediaan layanan, belanja untuk daerah otonomi baru/kementerian/lembaga baru, dan belanja untuk mendukung peningkatan produksi beras dan jagung
- Kelima, terkait mekanisme pemblokiran sementara yang dilakukan. Kementerian atau lembaga akan mengusulkan kegiatan yang akan diblokir sesuai dengan besaran pemblokiran masing-masing. Pengusulan dilakukan lewat mekanisme revisi anggaran seperti dalam aturan
- Keenam, kementerian dan lembaga dapat mengajukan usul relaksasi pemblokiran ada semester kedua 2024, dengan mengikuti ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62 Tahun 2023
Bukan Kali Pertama Automatic Adjustment Dilakukan
Sebenarnya pemblokiran ini bukan pertama kali dilakukan. Sebelumnya pada tahun 2022, automatic adjustment juga dilakukan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Di kala itu, total anggaran yang diblokir sementara berjumlah Rp24,5 triliun.
Untuk tahun 2024 ini, total anggaran yang diblokir secara resmi adalah sebesar Rp50,14 triliun. Tentu penerapan kebijakan ini bukan tanpa sebab, namun setelah melewati analisis dan pertimbangan strategis panjang untuk kebaikan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Baca Juga: Harga Beras Melonjak di Seluruh Dunia, Erick Thohir: Bukan Cuma di Indonesia
Berita Terkait
-
Tata Cara Pengambilan Bansos Di Masa Pemilu
-
Ini Lokasi Nyoblos Menkeu Sri Mulyani di Bintaro
-
Tolak Isu Mundur, Menteri Basuki Klaim Setia Bareng Jokowi Sampai Akhir
-
Usai Jokowi Gencar Bagi-bagi Bansos Pangan, Kini Beli Beras Dibatasi
-
Harga Beras Melonjak di Seluruh Dunia, Erick Thohir: Bukan Cuma di Indonesia
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini